Di Lamongan Abang Becak Ditarik Rp 100 Ribu, Becak Listrik Bantuan Presiden Minim Digunakan 

realita.co
15 jam lalu
Cover Berita

LAMONGAN (Realita)- Sejumlah abang becak di Lamongan mengaku enggan menggunakan becak listrik bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dibagikan pada 3 Februari lalu.

Salah satunya dikatakan Samsul Hadi, warga Kelurahan Sidokumpul, yang mengaku takut kehabisan daya listrik saat membawa menggunakan becak tersebut. Pasalnya, tempat pengisian baterai hanya ada di Aloon-Aloon setempat.

Baca juga: Wali Kota Kediri Serahkan 200 Becak Listrik Bantuan Presiden ke Tukang Becak

"Takut kehabisan baterai, karena tempat cas nya cuma ada satu di Aloon-Aloon," katanya kepada wartawan.

Terpisah, Darminto, abang becak yang saat itu mangkal di depan RSUD dr. Soegiri Lamongan mengaku cukup terbantu, kerena becak yang ia miliki sebelumnya, kondisinya tidak layak pakai.

"Dipakai saja mas, wong becak dikasih, dikasih Presiden. Cuma kemarin ngambilnya di kantor Bupati sini," ungkapanya.

Baca juga: Presiden RI Bagi-Bagi Ratusan Becak Listrik di Ponorogo, Bakal Jadi Transportasi Wisata

Lebih lanjut, dirinya mengaku untuk mendapatkan becak listrik tersebut tidaklah gratis, namun dikenakan sejumlah uang. "Bayar ke pengurusnya, 100 ribu," ujarnya.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto kembali membagikan becak listrik kepada para lansia yang diserahkan lewat Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Sebanyak 200 unit becak listrik disalurkan kepada para lansia di Kabupaten Lamongan yang diserahkan di Pendopo Lokatantra, Selasa (3/2/2026). 

Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Presiden RI Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan pekerja sektor informal, khususnya tukang becak, terutama yang berusia di atas 60 tahun, bahkan ada yang 70-an, tapi masih harus bekerja. 

Baca juga: Presiden Prabowo Salurkan Becak Listrik di Kota Madiun, Dorong Kesejahteraan Tukang Becak Lansia dan Difabel

Selain mengurangi kelelahan fisik, becak listrik juga dinilai lebih hemat biaya operasional dan ramah lingkungan. Firman menyebut, tukang becak bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga bagian dari wajah kota dan sektor pariwisata daerah.

Reporter: M.Yusuf.Al Ghoni

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MU Mulai Cari Pelatih Baru Pengganti Carrick usai Setan Merah Tumbang dari Leeds United
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jawa Timur 15 April 2026: Cerah Berawan, Waspada Hujan Ringan
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tebing Curam di Ponorogo Ancam Permukiman, BPBD Gandeng Ahli Geologi
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PMI DIY Terima Bantuan Alat Kesehatan, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Berbahaya, Picu Konflik dan Politisasi
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.