Cerita Giorgino Abraham-Davina Beradegan Intim di Love & 10 Million Dollars

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

Aktor peran Davina Karamoy dan Giorgino Abraham dipasangkan dalam serial WeTV berjudul Love & 10 Million Dollars. Tak hanya menuntut kemampuan akting yang mendalam, mereka dituntut profesional melakoni adegan intim yang cukup berani dalam proyek ini.

Bagi Giorgino Abraham, adegan intim bukan sekadar bumbu, melainkan bagian dari sebuah penceritaan. Ia memandang adegan tersebut setara dengan adegan aksi atau adegan emosional lainnya dalam sebuah film.

"Jujur aja enggak (takut), aku orangnya sangat cuek dalam arti I think intimacy scene atau we can say sex scene itu adalah sebuah part of storytelling gitu ya. Di mana contoh ada fighting scene, adegan fighting, menurut saya itu sama porsinya sama seperti a sex scene," ungkap Giorgino Abraham di Thamrin, Senin (13/4).

Gio menekankan, setiap adegan dilakukan dengan persiapan matang dan profesional. Ditambah, adanya Intimacy Coordinator (IC) di lokasi syuting jadi kunci agar semua adegan tetap berada dalam batas.

"Ada IC juga yang mengontrol semuanya, didiskusikan. Karena apa yang kita lihat di hasil tayangan itu kan semua hasil dari proses syuting yang kita lewati yang sebenarnya itu it's very complicated adegan-adegannya," jelas Gio.

Tanggapan Davina Karamoy

Sementara, Davina Karamoy justru sangat mendalami perannya sebagai Eline sebelum masuk ke adegan sensual. Melalui proses reading yang panjang, ia berdiskusi banyak dengan tim produksi dan lawan main untuk menghidupkan karakter yang kompleks.

"Aku rasa pada saat proses reading aku dapat banyak masukan, dan aku juga memang sangat menulis sekali anaknya. Jadi aku rangkum jadi satu agar jiwanya Eline-nya hidup gitu. Jadi enggak cuma sedih karena diselingkuhi gini-gini gitu, enggak," ujar Davina.

Bagi Davina, karakter Eline memiliki emosi yang sangat tebal, sehingga adegan intim yang dilakukan merupakan ekspresi dari batin karakternya.

"Karena mungkin workshop sudah matang pada saat reading juga, jadi saat di set paling kita sekali take aja, enggak begitu banyak," ucap Davina.

"Dan kami memang sudah diberi tahu di mana batasannya Davina. Pada saat adegan, hasilnya tuh tetap sesuai skrip, memuaskan tapi dengan menghargai juga batasan dari para pemain gitu," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR dorong kolaborasi pusat-daerah kembangkan "urban tourism"
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Siswa SMP di Siak Tewas Saat Praktik Sains, Polisi Tetapkan Guru Pembimbing Jadi Tersangka
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Catat! Petugas Haji Mulai Berangkat ke Tanah Suci pada 17 April 2026
• 11 jam laludisway.id
thumb
Dari Gereja ke Masjid: Model Keuangan Umat Berbasis Rumah Ibadah
• 19 jam lalukompas.com
thumb
FPCI Gelar Supermentor 28, SBY Jadi Pembicara Utama
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.