JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan produksi narkotika jenis Zenix atau carisoprodol dengan mengamankan diduga pabrik clandestine di Semarang.
Dari pengungkapan ini, polisi menyita ratusan ribu butir pil serta bahan baku mencapai 1,8 ton.
Baca juga: Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf Tuding Ulama Terlibat Narkoba di Madura
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan gabungan antara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat, yang turut didukung jajaran Polda Jawa Tengah.
“Tanggal 10 April 2026 pada sekitar pukul 15.50 WIB, Gabungan Satresnarkoba dan Ditresnarkoba PMJ, telah mengamankan pabrik produksi Narkoba jenis Zenix/Carisoprodol," kata Eko dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
Baca juga: Aboe Bakar PKS Penuhi Panggilan MKD soal Tudingan Ulama Terlibat Narkoba
Pengungkapan dilakukan di tiga lokasi berbeda.
Lokasi pertama berada di sebuah hotel di kawasan Jakarta Utara.
Di tempat ini, petugas menemukan sebanyak 120.000 butir narkotika jenis Zenix serta mengamankan dua tersangka, yakni Bharaka P dan Ngesti.
Sementara itu, lokasi kedua berada di Jalan Kertanegara, Semarang Selatan.
Dari lokasi ini, polisi mengamankan seorang tersangka lain berinisial Joni Tjanjaya.
"Mengamankan satu orang tersangka atas nama Joni Tjanjaya (residivis narkoba)," ujar Eko.
Baca juga: MKD DPR Panggil Politisi PKS Aboe Bakar Soal Tudingan Ulama Terlibat Narkoba di Madura
Polisi juga menyita barang bukti berupa telepon genggam dan dua kartu ATM.
Eko menjelaskan bahwa pengungkapan terbesar terjadi di lokasi ketiga, yakni sebuah gudang di Desa Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, yang diduga menjadi pabrik produksi narkotika.
Di lokasi ini, polisi menemukan berbagai peralatan produksi serta bahan baku dalam jumlah besar.
Barang bukti yang disita antara lain 10 tong carisoprodol seberat 250 kilogram, 32 karung hisel seberat 730 kilogram, 26 karung talc seberat 650 kilogram, serta 9 tong povidone seberat 225 kilogram.