Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menggelar acara Insight Talk Volume 3 dengan tema "Cerdas di Era Kecerdasan Artifisial" di Kota Palembang, Sumatra Selatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital serta membekali awak media dalam menghadapi disrupsi teknologi kecerdasan buatan.
Forum yang diikuti oleh ratusan jurnalis dari berbagai media di Sumatra Selatan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Direktur Ekosistem Media Komdigi Farida Dewi Maharani, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga Dewan Pers Rosarita Niken Widiastuti, dan Direktur Pemberitaan Media Indonesia Abdul Kohar.
Tanggung Jawab Jurnalis di Tengah Gempuran AI
Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, menyoroti perkembangan AI yang sangat pesat sehingga sering kali membingungkan masyarakat dalam membedakan konten asli dan buatan mesin. Ia menegaskan bahwa jurnalis memegang peran kunci sebagai penyaring informasi.
"Menjadi tanggung jawab jurnalis untuk memastikan bahwa konten yang mereka produksi, meski memanfaatkan AI, tetap mematuhi kode etik jurnalistik. Hal ini demi memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang baik dan benar," ujar Farida.
Baca juga:
Pemerintah Siapkan Roadmap AI Nasional untuk Lawan Disinformasi
Literasi Digital vs Aksesibilitas
Sementara itu, Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Abdul Kohar, menyoroti adanya jurang antara kemudahan akses teknologi dengan tingkat literasi masyarakat. Menurutnya, aksesibilitas yang tinggi tanpa dibarengi literasi yang kuat dapat menjadi ancaman bagi kualitas informasi.
"Mengingat literasi kita pertumbuhannya lebih lambat daripada aksesibilitas, maka forum semacam ini harus terus digalakkan. Semua stakeholder punya kewajiban moral untuk terlibat dalam peningkatan literasi publik yang lebih kuat," tegas Abdul Kohar.
Mendorong Jurnalisme Berkualitas
Dalam sesi diskusi interaktif, para narasumber sepakat bahwa jurnalisme berkualitas harus tetap menjadi panglima di era digital. Peserta diajak untuk lebih kritis dalam mengonsumsi informasi serta memanfaatkan teknologi AI secara bijak guna meningkatkan produktivitas tanpa mengesampingkan akurasi.
Melalui kegiatan ini, Komdigi berharap ekosistem media di Sumatra Selatan dapat lebih siap menavigasi era kecerdasan artifisial, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran hoaks yang dihasilkan oleh teknologi AI.




