DLH Banyumas Kembangkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi

liputan6.com
11 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - DLH atau Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Desa Wlahar Wetan guna mengurangi beban pengolahan sampah seiring meningkatnya timbulan harian.

Kepala DLH Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri mengatakan, kapasitas TPST BLE yang saat ini beroperasi dirancang hanya mampu mengolah sekitar 40 ton sampah per hari, sementara volume sampah yang masuk terus meningkat signifikan.

Advertisement

BACA JUGA: DLH: Realisasi Ruang Terbuka Hijau 30 Persen di Kota Palu Bakal Dilakukan Bertahap Mulai 2026

"Sekarang sampah yang masuk bisa mencapai 160 ton per hari untuk organik yang sudah terpilah dan sekitar 60 ton bahan RDF. Ini jauh di atas kapasitas desain awal," ujar Widodo, melansir Antara, Selasa (14/4/2026).

Menurut dia, peningkatan volume sampah tersebut tidak terlepas dari berkembangnya Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang mengelola sampah di tingkat desa. Saat ini, lanjut Widodo, terdapat sekitar 70 KSM di Banyumas, dengan 40-50 di antaranya telah memiliki infrastruktur pengolahan.

"Secara keseluruhan, pengelolaan oleh KSM mampu menangani sekitar 500 ton sampah rumah tangga per hari dari total timbulan sampah di Banyumas yang mencapai kisaran 700-800 ton per hari," papar dia.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Siang dan Sore Berpotensi Hujan Disertai Petir
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Marc Klok Warning Persib: Tujuh Laga Sisa Ibarat Final, Jangan sampai Tergelincir!
• 6 jam lalubola.com
thumb
Anggota DPR Hidayat Nur Wahid Sebut Wacana War Tiket Haji Belum Mendesak
• 13 jam laludisway.id
thumb
Diskon BAIC X55 II Tembus Rp100 Juta
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
VinFast Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Indonesia Awal 2026
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.