Lonjakan harga BBM tekan pengeluaran ritel di Selandia Baru

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Wellington (ANTARA) - Sektor ritel Selandia Baru menghadapi penurunan signifikan karena harga bahan bakar yang melonjak mengikis anggaran rumah tangga dan menyebabkan penurunan pengeluaran konsumen, menurut data industri yang dirilis Selasa.

Perusahaan jaringan layanan pembayaran, Worldline, melaporkan bahwa pembelanjaan dengan kartu secara keseluruhan hanya meningkat 0,5 persen pada Maret.

Namun, pengeluaran BBM melonjak 33 persen, didorong oleh konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah sehingga penjualan ritel non-BBM turun sekitar 1,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Setiap dolar tambahan yang dihabiskan untuk transportasi adalah dolar yang hilang bagi pengecer lokal. Analisis kami menemukan bahwa di balik angka tersebut, BBM memainkan peran signifikan," kata CEO Retail NZ Carolyn Young dalam pernyataannya.

Hal itu menunjukkan bahwa konsumen telah secara agresif mengurangi pengeluaran mereka untuk hal lainnya selama bulan Maret.

"Setelah beberapa tahun perdagangan yang sulit bagi para pengecer, banyak yang tidak memiliki cadangan keuangan untuk menghadapi kemunduran berkepanjangan lainnya," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1,4 Juta Penerima PKH Berpeluang Kerja di Koperasi Merah Putih, Ini Skemanya
• 22 jam laludisway.id
thumb
Kalimat ‘Tentara Islam Terakhir’ dalam Video Peresmian Rudal Turki Viral
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Ibunda Julia Perez Berencana Jual Apartemen Putrinya, Singgung Nama Raffi Ahmad
• 19 jam lalucumicumi.com
thumb
BEM Desak Kemendiktisaintek Turun Langsung Tangani Dugaan Pelecehan Seksual FHUI
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Jika Hidup Diaudit Setiap Ulang Tahun, Apakah Kita Dapat Lulus?
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.