Bupati Daeng Manye Buka Akses Investor China, Dorong Hilirisasi dan Kawasan Industri Pesisir Takalar Mendunia

harianfajar
13 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TAKALAR – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, melakukan kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing, China.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menjajaki peluang investasi dari China bagi Kabupaten Takalar.

Dalam agenda tersebut, rombongan Bupati Takalar diterima oleh perwakilan KBRI Beijing, Anindityo Adi Primasto. Kunjungan ini juga didampingi oleh Liaison Officer (LO) Takalar–China, Jenny Wijaya, yang memfasilitasi komunikasi dan koordinasi selama kegiatan berlangsung.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperluas jaringan kerja sama internasional serta membuka peluang investasi berkelanjutan untuk pembangunan daerah.

Dalam keterangannya, Bupati Daeng Manye menekankan pentingnya hilirisasi sumber daya alam agar tidak lagi dijual dalam bentuk mentah.

“Hal ini penting agar sumber daya alam kita memiliki nilai tambah dan mampu menghasilkan produk dengan kualitas yang memenuhi standar pasar internasional,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global, termasuk pasar China.

“Melalui hilirisasi, produk kita bisa naik kelas dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi di pasar internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Daeng Manye menyebut kunjungan ini menjadi bagian dari kerja sama dalam kerangka asosiasi pertukaran internasional, termasuk peluang kolaborasi dalam program Belt and Road Initiative.

“Ini merupakan upaya membuka akses investasi dan memperkuat kolaborasi lintas negara,” jelasnya.

Sementara itu, Jenny Wijaya menyampaikan bahwa terdapat sejumlah sektor unggulan yang siap dikembangkan bersama investor. Sektor tersebut meliputi industri pengolahan hasil laut, pertanian modern, hingga energi terbarukan.

Selain itu, pengembangan kawasan industri terpadu berbasis pesisir juga menjadi fokus utama.

Pihak KBRI Beijing menyambut positif langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Takalar dan menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi komunikasi dengan calon investor di China.

KBRI juga memberikan sejumlah masukan strategis kepada delegasi Takalar, di antaranya pentingnya penyusunan proposal investasi yang kompetitif, kepastian regulasi, serta kesiapan infrastruktur sebagai faktor utama dalam menarik minat investor asing.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama konkret antara Takalar dan mitra dari China, sekaligus mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis potensi daerah akan semakin dikenal di tingkat internasional. Dengan dukungan KBRI, peluang masuknya investor global dinilai semakin terbuka.

Langkah ini diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Takalar, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang kolaborasi global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Prabowo Bertemu Macron di Istana Elysee Paris
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Komisi VIII Rapat Bareng Menhaj, Bahas Tambahan Biaya Pesawat-Distribusi Koper
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub Akselerasi Inovasi Pasca Migas dan Batubara
• 1 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2.863.000/Gram, Galeri24 Turun ke 2.838.000/Gram
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov Kalteng dan Pemerintah Pusat Percepat Solusi Legalitas Penambang Rakyat
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.