Menteri Keuangan Purbaya Temui Investor Global di AS untuk Yakinkan Ketahanan Fiskal Indonesia

pantau.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan dengan sejumlah investor global di New York dan Washington DC guna meyakinkan ketahanan fiskal Indonesia serta prospek ekonomi nasional ke depan.

Upaya Meyakinkan Investor Global

Purbaya menjelaskan kondisi ekonomi Indonesia serta strategi fiskal jangka menengah kepada para investor besar seperti HSBC Global Asset Management, Lazard Asset Management, BlackRock, Lord Abbett, dan TD Asset Management.

Ia mengungkapkan, "Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar."

Dalam pertemuan tersebut, para investor menunjukkan minat untuk menanamkan modal di Indonesia, meski tetap meminta kepastian terkait stabilitas, kenyamanan, dan keamanan berinvestasi.

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah telah memaparkan kebijakan fundamental untuk menjamin lanskap ekonomi yang kondusif serta membantah isu negatif terkait kondisi fiskal Indonesia.

"Jadi mereka nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar," ungkapnya.

Respons Investor dan Prospek Ekonomi

Para investor menilai fondasi makroekonomi Indonesia berada dalam kondisi sangat baik dan percaya arah kebijakan fiskal pemerintah sudah berada di jalur yang tepat.

Selain itu, investor juga memberikan masukan agar pemerintah meningkatkan komunikasi dengan investor asal Amerika Serikat guna memperkuat kepercayaan pasar.

Mereka juga menilai langkah lembaga pemeringkat internasional yang memberikan outlook negatif terhadap Indonesia dilakukan terlalu dini.

Purbaya mengatakan, "Seperti pemberian outlook yang negatif, di mana perubahan tersebut dilakukan ketika data ekonomi terkini belum terlalu lengkap."

Pemerintah saat ini berfokus menjaga pertumbuhan ekonomi sesuai target APBN, dengan proyeksi pertumbuhan kuartal I 2026 mencapai sekitar 5,5 persen.

Jika tren pertumbuhan berlanjut pada kuartal II, minat investasi global diperkirakan akan meningkat.

Purbaya menegaskan konsistensi kebijakan menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan investor.

"Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan desain yang kita buat," ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KAI Daop 8 Surabaya Catat Lonjakan Penumpang 16 Persen di Awal 2026
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Ketika Lubang Pembuangan Sampah di Rusunawa Ikut Tersumbat Hingga Lantai Enam Dampak Pembatasan Bantargebang
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
IHSG Menguat 98 Poin ke 7.598 Pagi Ini
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebakaran Hebat di Katingan, 4 Bangunan dan 4 Kendaraan Hangus Dilalap Api
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Timnas Indonesia Pesta Gol, Warga Malaysia Malah Murka Lihat Harimau Malaya Dicukur Vietnam di Piala AFF U-17 2026: Sindir Pemain Muda Negeri Jira
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.