SUKOHARJO, iNews.id - Kebakaran melanda Masjid Al-Fajar di Jalan Lettu Ismail, Kelurahan Jetis, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (14/4/2026). Insiden ini sempat memicu kepanikan warga karena lokasi masjid berada di kawasan permukiman padat.
Api pertama kali terlihat membakar bagian lantai dua bangunan. Warga sekitar langsung panik dan berupaya menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko kebakaran meluas.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukoharjo langsung bergerak cepat setelah menerima laporan sekitar pukul 10.05 WIB. Dua unit armada damkar segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Upaya cepat ini berhasil mencegah kebakaran semakin meluas.
Kabid Damkar Satpol PP Sukoharjo Margono, menyebut respons cepat petugas menjadi faktor utama keberhasilan penanganan kebakaran tersebut.
Baca Juga:KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka Kasus Pemerasan, Langsung Ditahan“Api berhasil segera dikendalikan sehingga tidak menjalar ke seluruh bangunan. Korban nihil, estimasi kerusakan sekitar 10 persen, dan 90 persen bangunan berhasil diselamatkan. Kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Menurut keterangan warga, api berasal dari kamar ustaz yang berada di lantai dua masjid. Area tersebut didominasi material kayu sehingga api cepat membesar.
“Yang terbakar kamar-kamar ustaz di area masjid. Diduga akibat korsleting listrik,” kata seorang warga, Ismail dikutip dari iNews Sragen, Selasa (14/4/2026).
Saat kejadian tidak ada aktivitas di dalam masjid. Hal ini membuat tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Langkah ini penting guna mencegah kembali terjadinya kebakaran.
#jateng




