Usai Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Lakukan Rotasi Besar hingga Bentuk Satgas Antinarkoba

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Pekanbaru, VIVA – Polda Riau kembali mengambil langkah lanjutan pasca insiden ricuh di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir.

Setelah sebelumnya mencopot Kapolsek Panipahan Ajun Komisaris Polisi Robiansyah dan Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Panipahan Aipda Rahmat Ilyas, kini dilakukan evaluasi menyeluruh yang berujung pada rotasi besar-besaran di tingkat personel.

Baca Juga :
Kapolda Kalsel Tegas! Bakar Lahan Sekecil Apa Pun Akan Ditindak
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia-Riau, Sabu dan Ekstasi Senilai Rp72 Miliar Disita

Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan, menegaskan keputusan tersebut diambil setelah melalui proses panjang dengan melibatkan fungsi pengawasan internal.

“Berdasarkan hasil evaluasi dari Itwasda, Propam, serta melalui proses Wanjak yang panjang, kami melakukan penilaian secara komprehensif terhadap kinerja personel di Polsek Panipahan. Dari hasil tersebut, diputuskan akan dilakukan rotasi besar yang menyasar para kanit dan anggota yang bertugas di sana,” ujar Kapolda, Selasa, 14 April 2026.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari pembenahan organisasi sekaligus upaya korektif agar pelayanan kepolisian di wilayah tersebut bisa berjalan lebih optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat, mampu menjaga stabilitas kamtibmas, sekaligus menjawab berbagai dinamika yang berkembang,” katanya.

Ia juga menegaskan, kebijakan tersebut merupakan respons atas keresahan masyarakat Panipahan yang belakangan menyoroti situasi keamanan di wilayah mereka.

“Kami mendengar aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kegelisahan warga Panipahan menjadi perhatian serius bagi kami. Karena itu, setiap langkah yang kami ambil tidak hanya berbasis pada hasil evaluasi internal, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat,” kata dia.

Tak hanya melakukan rotasi, Polda Riau juga memperkuat langkah strategis dalam memberantas peredaran narkoba yang disebut menjadi salah satu akar persoalan di wilayah tersebut.

“Penanganan narkoba tidak bisa dilakukan secara biasa. Kami sudah membentuk Satgas Anti Narkoba yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja internal, sehingga tidak ada ruang bagi penyimpangan,” ujarnya.

Ke depan, Polda Riau juga akan menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau untuk mendorong Panipahan menjadi kawasan bebas narkoba.

“Ke depan, Panipahan akan kita dorong menjadi kampung Bersinar. Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga upaya membangun ketahanan sosial masyarakat agar mampu menolak dan melawan narkoba secara kolektif,” kata Kapolda.

Baca Juga :
Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Petugas BPS di Lapangan
Kapolda Sumsel Ingatkan Jajarannya: Tugas Kepolisian Ladang Ibadah dan Pengabdian
Demo Ricuh Berujung Sanksi! Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan Dicopot

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jonatan Christie optimistis Indonesia lolos fase grup Piala Thomas
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
NasDem Protes Laporan Tempo soal Isu Merger dengan Gerindra
• 20 jam laludetik.com
thumb
KPK Bantah Baru Cari Bukti Usai Jerat Sekjen DPR Tersangka: Kita Lex Specialis
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Kaposwil Satgas PRR Tekankan Kolaborasi Antar Pihak Jadi Kunci Proses Pemulihan Pasca Bencana
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
MBI DKI Jakarta Rayakan HUT ke-7, Ratusan Biker Ikut Rolling Thunder
• 19 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.