Air Mata Habib Aboe Bakar saat Minta Maaf ke Ulama Madura

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta maaf kepada seluruh ulama di Madura buntut pernyataannya soal narkoba. Sambil menitikkan air mata, ia menyesal dan bertanggung jawab atas pernyataanya tersebut.

Pernyataan Aboe Bakar yang ramai terkait narkoba itu disampaikannya di Madura saat rapat dengan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto. Rapat tersebut digelar pada Selasa (7/4) yang lalu.

Aboe Bakar awalnya bicara terkait pentingnya sinergi antara BNN hingga Pemda dalam memerangi narkoba. Menurutnya, tanpa sinergi, pemberantasan narkoba tidak akan optimal.

"Kami juga menegaskan pentingnya sinergi antara BNN, Polri, dan Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba. Tanpa kolaborasi yang solid, upaya kita tidak akan mencapai hasil yang optima," kata Aboe Bakar saat rapat.

Baca juga: Habib Aboe Bakar Menitikkan Air Mata, Minta Maaf ke Ulama Madura

Aboe Bakar lalu mencontohkan temuan di Madura. Ia meminta dugaan keterlibatan ulama hingga pesantren di Madura terkait narkotika dicek kebenarannya.

"Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak, ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak. Ini ada apa? Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuan-nya banyak, bukan dikit," ucap dia.

Aboe Bakar menyebut keuntungan dari permainan itu besar. Ia juga mengaku khawatir atas temuan tersebut.

"Nah, saya khawatir yang bermain-main ini, ya maaf ya, saya, kita tidak tendensius, saya khawatir yang bermain ya yang punya posisi-posisi, Pak. Karena ini, atau pebisnis-pebisnis besar," tutur dia.

Baca juga: MKD DPR Panggil Aboe Bakar PKS Buntut Pernyataan soal Narkoba di Madura

Ia juga meminta penegak hukum memperhatikan daerah-daerah perbatasan hingga pinggiran laut. Dia menyebut daerah-daerah itu jadi pusat perjalanan narkotika.

"Kita harus pikirkan itu daerah-daerah perbatasan, daerah-daerah pinggiran laut, dan sebagainya. Saya nggak sebutkan lah di mana-dimananya. Itu pasti menjadi pusat perjalanan barang-barang tersebut, ya," tuturnya.




(eva/aik)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Lembaga Global Waspadai Dampak Perang Timur Tengah, Ekonomi Dunia Terancam
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
KPK Sita Enam Barang Milik Faizal Assegaf Terkait Kasus Bea Cukai
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemkot Palembang Bentuk Satgas, Percepat Realisasi Sekolah Rakyat
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
AS Prediksi Harga Minyak Akan Memuncak dalam Beberapa Pekan Akibat Gangguan Selat Hormuz
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.