Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melancarkan kritik terhadap Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. Kritikan ini dilayangkan usai sekutu utamanya di Eropa itu enggan bergabung dalam perang melawan Iran.
"Saya terkejut padanya. Saya pikir dia memiliki keberanian, tetapi saya salah," kata Trump dalam wawancara dengan harian Italia Corriere della Sera seperti dilansir dari AFP, Selasa (14/4/2026).
Wawancara tersebut terbit sehari setelah Meloni mengecam kritikan Trump kepada Paus Leo XIV yang ia sebut sebagai "tidak dapat diterima". Diketahui, Paus Leo XIV berulang kali menyerukan diakhirinya perang di Timur Tengah.
Trump mengatakan kepada Corriere bahwa justru Meloni-lah yang "tidak dapat diterima". Trump menuduh Meloni tidak peduli jika Iran memiliki senjata nuklir.
Trump mengatakan Meloni tidak ingin Italia terlibat dalam perang melawan Iran, meskipun Italia mendapatkan sebagian besar minyaknya dari wilayah tersebut.
Sebagai informasi, Meloni, pemimpin sayap kanan Italia sejak Oktober 2022, telah menjadi salah satu sekutu terdekat Trump di Eropa dan sering berupaya bertindak sebagai mediator antara pandangan AS dan Eropa.
(isa/aik)





