JAKARTA, KOMPASTV - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menjadi pembicara utama dalam SUPERMENTOR-28 bertajuk "Leadership in Times of Crisis" di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
SBY menegaskan pentingnya kepemimpinan kuat dalam menghadapi krisis, baik konflik, bencana, maupun gejolak global.
SBY mencontohkan keberhasilan perdamaian Aceh yang dicapai melalui perundingan di Helsinki.
“Dalam waktu 8 bulan, konflik 30 tahun bisa diakhiri. Karena damai jauh lebih baik dibandingkan perang,” ujarnya.
Ia juga berharap perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad dapat menghasilkan kesepakatan.
“Sebab kalau perang masih begini di Timur Tengah, semua negara kena. Ekonomi akan berantakan di seluruh dunia. Dan memang semua tahu tidak ada resep yang ajaib untuk sebuah deal kesepakatan perlu ada take and give compromise. Kesediaan untuk mundur satu langkah ke belakang masing-masing pihak yang sedang berunding,” kata SBY.
SBY menambahkan, dalam situasi krisis pemimpin tidak boleh ragu.
“Pemimpin harus memberi arah, ketenangan, dan bekerja nyata,” ujarnya.
Ia pun berpesan kepada generasi muda agar menjadi pemimpin yang tangguh dan solutif.
“Jangan mudah menyerah dan jangan takut gagal,” tutupnya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
Baca Juga: Netanyahu Pastikan Pertempuran dengan Hizbullah Berlanjut Meski Gencatan Senjata | BERUT
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- sby




