Reklamasi yang Bakal Digarap PJAA Masih dalam Proses Pencarian Investor

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Reklamasi yang bakal digarap PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) masih dalam proses pencarian investor, setelah mendapatkan restu dari pemerintah

Reklamasi yang Bakal Digarap PJAA Masih dalam Proses Pencarian Investor (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Reklamasi yang bakal digarap PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) masih dalam proses pencarian investor, setelah mendapatkan restu dari pemerintah terkait legalitas pembangunan. 

Korporasi lantas membuka investasi dari investor lokal maupun asing untuk merealisasikan proyek reklamasi yang setidaknya membutuhkan dana Rp3 triliun ini. 

Baca Juga:
Temui Investor di AS, Gubernur BI Beberkan Arah Kebijakan di Tengah Ketidakpastian Global

Komisaris Utama PJAA, Irfan Setiaputra menyebut proyeksi reklamasi seluas 62 hektare di kawasan perairan Utara Jakarta sampai saat ini masih dibahas manajemen. Namun, perluasan bisnis melalui aksi korporasi berupa reklamasi ini menjadi bagian transformasi Ancol.

"Kami semua sudah dapat persetujuan (izin lingkungan). Kami sedang mencari partner untuk reklamasi tersebut. Dan mari kami lihat sama-sama apa yang akan terjadi di atas tanah reklamasi," kata Irfan saat jumpa pers di Ancol, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga:
Distribusi Tembus 40 Ribu Toko, Avian (AVIA) Bidik Kendali Lebih Besar di Dextone

Irfan mengatakan sejumlah investor berminat menanam modal untuk pembangunan reklamasi, tetapi belum ada kesepakatan kedua belah pihak. Sehingga, memasuki Kuartal-II 2026 ini, korporasi gencar menjajaki kemitraan yang menguntungkan.

"Kami komisaris tentu saja berharap bahwa partner yang nanti diganti oleh Direksi bisa memberikan penawaran yang menarik buat orang-orang yang bisa datang ke Ancol karena ada reklamasi tersebut," kata dia.

Sebelumnya, korporasi menunjuk Syahmudrian Lubis sebagai Direktur Utama berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Selasa (14/4/2026). Syahmudrian menggantikan Winarto yang satu hari sebelumnya mengundurkan diri. 

Syahmudrian menekankan, PJAA sejatinya bergerak di industri yang mendatangkan kebahagiaan bagi masyarakat. Sehingga perlu ada penyesuaian kembali dalam memastikan aksi korporasi demi memaksimalkan pelayanan, termasuk infrastruktur.

"Ancol harus betul-betul memilih apakah hanya sekadar bertahan di kondisinya saat ini, atau move ke another step of transformation. Ini harus dilakukan oleh Ancol karena memang yang namanya itu physically behavior seluruh dunia sudah berubah. Mereka (masyarakat) tidak lagi mencari destinasi wisata, tapi yang mereka cari adalah experience, connection, dan value," kata Lubis dalam jumpa pers di Ancol.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wali Kota Ambon Komitmen Pacu Prestasi Olahraga
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Kasus Walikota Nonaktif Maidi Melebar, KPK Telusuri Aset dan Peran Banyak Pihak
• 7 jam lalurealita.co
thumb
Tak Hanya Ronda, Kini 17 Kelurahan di Kota Kediri Dilengkapi CCTV
• 12 jam lalurealita.co
thumb
Sempat Pesimis, Sammy Simorangkir Haru Bakal Gelar Konser Tunggal 2 Dekade Berkarya
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Foton Kendaraan Niaga, Apa Kelebihannya?
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.