Jakarta, VIVA – Aktris senior Tamara Bleszynski akhirnya memberikan tanggapan setelah namanya ramai diperbincangkan terkait ketidakhadirannya dalam prosesi akad nikah putranya, Teuku Rassya. Isu tersebut sempat menjadi perbincangan luas di media sosial, terutama setelah Tamara terlihat hadir hanya pada acara resepsi dan tidak mengenakan seragam keluarga seperti anggota keluarga inti lainnya.
Spekulasi publik pun bermunculan. Banyak warganet menduga ada masalah keluarga di balik keputusan Tamara yang tidak mengikuti seluruh rangkaian acara pernikahan sang putra. Bahkan, ada pula yang menilai kehadirannya di resepsi sebagai tamu undangan biasa menandakan hubungan yang kurang harmonis. Namun, melalui unggahan di media sosial pribadinya, Tamara menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak benar. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Dalam unggahan tersebut, Tamara menuliskan pesan emosional yang sekaligus menjadi bentuk klarifikasi terhadap berbagai persepsi publik yang dinilainya keliru. Ia menyiratkan bahwa banyak pihak hanya menilai situasi dari luar tanpa mengetahui kondisi sebenarnya.
“Alhamdulillah, 14 April 2026. Ada getar yang tak mampu dieja oleh kata, atau diartikan oleh persepsi keliru yang ditafsirkan oleh mereka yang hanya melihat dari tepian,” tulis Tamara yang dikutip dari Instagramnya @tamarableszynskiofficial pada Selasa, 14 April 2026.
Ungkapan tersebut seolah menjadi penegasan bahwa isu yang beredar di media sosial tidak mencerminkan kenyataan. Tamara juga menunjukkan rasa syukur dan kebahagiaannya terhadap momen pernikahan sang putra, sekaligus mengungkapkan rasa bangganya kepada Rassya dan putranya yang lain yakni Kenzou.
“Mama selalu merasakan ketulusan itu nyata dalam hangatnya pelukan kalian. Terima kasih, Rassya & Kenzou, telah menjadi penyejuk jiwa dan alasan Mama untuk terus melangkah. Bakti kalian adalah hadiah terindah, sebuah surga kecil yang Allah titipkan di dunia,” tulisnya lagi.
Sebelumnya, Rassya juga telah memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Ia menjelaskan bahwa sang ibu sebenarnya tetap dilibatkan dalam seluruh rangkaian acara pernikahan. Namun, keputusan untuk hadir hanya di resepsi merupakan pilihan pribadi Tamara yang diduga dipengaruhi oleh adanya miskomunikasi menjelang hari acara dengan pihak WO.





