jpnn.com - JAKARTA - KH Abdussalam Shohib atau dikenal dengan panggilan Gus Salam menemui Menteri Agama Nasaruddin Umar di kantor Kementerian Agama RI, Jl. Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Senin (13/4).
Gus Salam bersilaturahmi dengan menteri yang telah berkhidmat di jamiyyah lebih dari 40 tahun itu.
BACA JUGA: HBH IKA PMII Jombang Geger, Gus Salam Memperkenalkan Diri sebagai Calon Ketum PBNU
“Saya ingin bersilaturahmi dengan Pak Menteri, Kiai Nasaruddin Umar. Beliau telah berkhidmat di NU sejak muda di daerahnya, hingga sekarang berkhidmat sebagai Rais PBNU,” kata Gus Salam.
“Ya, beliau kan kiai-ulama NU yang ditakdirkan mendapat tugas sebagai Menteri Agama RI. Kami sebagai santri sepatutnya sowan, ngaji-belajar dan berdiskusi dengan beliau,” imbuhnya.
BACA JUGA: Gus Salam: Sumber Kekayaan Strategis Harus Dikuasai Negara
Menurut Gus Salam, sosok Prof. Nasaruddin memiliki pengalaman organisasi dan khidmah di bidang sosial keagamaan yang luas dan matang. Termasuk dikenal sebagai sesepuh Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) dan pernah menjadi Katib Aam PBNU tahun 2004-2009, mendampingi Rais Aam KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudh.
“Waktu bersilaturahim dan berdiskusi dengan beliau tadi, Prof Nasaruddin sebagaimana para sesepuh NU yang lain, merasakan keprihatinan yang mendalam atas situasi PBNU saat ini. Kami merasakannya, belum pernah terjadi sepanjang berdirinya NU,” ujar Gus Salam.
BACA JUGA: Duet Kiai Said Aqil-Gus Salam Dianggap Pantas Memimpin NU
Dia menuturkan bahwa Menag Nasaruddin Umar menegaskan harapan agar ada rekonsiliasi, memulihkan hubungan di antara petinggi, pengurus dan kader NU dengan mengabaikan perbedaan serta ego personal dan kelompok.
"Beliau meminta agar ada kesungguhan dari semuanya untuk merajut kembali kebersamaan demi mengembalikan marwah, wibawa dan khidmah perjuangan NU di tengah-tengah umat,” ujar Gus Salam.
Menurut Gus Salam, Prof Nasaruddin juga memantau perkembangan persiapan PBNU dalam penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.
Gus Salam sendiri tidak menampik adanya kepentingan khusus bertemu dengan Menag Nasaruddin Umar.
Dia mengaku kedatangannya bertemu Menag RI untuk meminta izin bersilaturahmi dengan pimpinan NU di wilayah dan cabang, yang sebagian besar adalah ASN di bawah naungan Kemenag RI.
“Saya minta izin Pak Menag untuk bisa bersilaturahmi dengan pimpinan PWNU dan PCNU yang sebagiannya ASN-Pejabat Kemenag,” ujar Gus Salam.
Dia pun memohon restu kepada Pak Nasar. Karena saya kan diminta oleh para guru-kiai saya, diperintah, agar berikhtiar untuk mendapatkan kepercayaan pengurus PW-PCNU sebagai calon Ketua Umum PBNU, mendatang.
"Alhamdulillah. Saya mendapat banyak nasihat dari Pak Nasar sebagai sesepuh dan kader senior NU. Semua yang beliau sampaikan, sangat berharga bagi pribadi saya,” tuturnya. (*/jpnn)
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan




