Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyatakan dukungannya kepada Paus Leo XIV pada Selasa (14/4), setelah pemimpin Gereja tersebut mendapat kritik tajam dari Presiden AS Donald Trump. Meloni selama ini dikenal dekat dengan Trump.
“Saya menyampaikan solidaritas saya kepada Paus Leo. Terus terang, saya tidak akan merasa nyaman dalam masyarakat di mana para pemimpin agama melakukan apa yang dikatakan oleh para pemimpin politik,” ujar Meloni dilansir Reuters, Rabu (15/4).
Meloni, yang dikenal dekat dengan Trump, menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di Verona, di sela-sela konferensi industri anggur.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuai kecaman setelah mengunggah gambar berbasis AI yang menampilkan dirinya seperti sosok Yesus Kristus, sebelum akhirnya menghapus unggahan tersebut pada Senin (13/4).
Unggahan di platform Truth Social itu muncul di tengah konflik terbuka Trump dengan Paus Leo XIV, yang mengkritik perang AS-Israel terhadap Iran sebagai hal tidak manusiawi.
Gambar tersebut memperlihatkan Trump mengenakan jubah putih dengan tangan seolah menyembuhkan seseorang, dengan latar simbol-simbol AS seperti Patung Liberty dan pesawat tempur.
Unggahan itu memicu kritik luas, termasuk dari kalangan konservatif religius yang selama ini menjadi basis pendukung Trump.
"Ini penistaan yang menjijikkan. Iman bukan alat," tulis tokoh Partai Republik Brilyn Hollyhand, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Selasa (14/4).
Trump kemudian membantah bahwa gambar itu dimaksudkan sebagai sosok Yesus.
"Itu maksud seharusnya saya sebagai dokter yang menyembuhkan orang," katanya kepada wartawan di Gedung Putih.





