JAKARTA, KOMPAS.TV - Pasangan suami istri di (pasutri) di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Suli Nata Rasim dan Puri Ahmad Musail, akhirnya bisa naik haji pada tahun ini setelah puluhan tahun menabung dengan menyisihkan uang hasil kerja keras mereka.
Puri bekerja sebagai pedagang sayur dan suaminya, Suli, merupakan penjaga sekolah.
Menurut pengakuan Puri, dirinya sudah menyisihkan sebagian kecil keuntungan dagangannya untuk berangkat haji selama kurang lebih 20 tahun.
"Saya mau naik haji, saya nabung sedikit-sedikit. Ada 20 tahun (menabung)," kata Puri, dikutip dari tayangan Kilas Kompas Kompas TV, Selasa (14/4/2026).
Baca Juga: Ketua Komisi VIII Mengaku Tak Setuju Skema War Ticket Haji: Lebih Adil Daftar Tunggu, Bukan Diundi
Dia mengatakan, selama puluhan tahun, dirinya menyisihkan Rp30.000 setiap hari. Hingga akhirnya pada 2014, Puri mampu mendaftar sebagai calon anggota jemaah haji.
"Saya setiap harinya nabung Rp30 ribu. Kalau punya rezeki ya ditabungin ke bank," tuturnya.
Suli, sang suami, juga menyisihkan penghasilannya sebagai penjaga sekolah untuk dapat berangkat haji. Dia pun mengaku tidak menyangka bisa berangkat haji bersama sang istri.
"Enggak menyangka saya mau begini (naik haji), enggak kepikiran," ucapnya.
"Tapi alhamdulillah, Allah sudah ngijinin, ya alhamdulillah bisa berangkat."
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- cerita calon jemaah haji
- haji
- haji 2026
- pedagang sayur
- penjaga sekolah
- nabung buat haji





