RI Bakal Sulap 9 Juta Ton Batu Bara Jadi Gas, Segini Kapasitasnya

cnbcindonesia.com
17 jam lalu
Cover Berita
Foto: Tambang batu bara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. (Dok. PTBA)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia terus mendorong terciptanya hilirisasi batu bara menjadi gas seperti yang sedang dikembangkan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Perusahaan batu bara pelat ini akan mengubah jutaan ton batu bara menjadi produk energi bernilai tambah.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengungkapkan, salah satu proyek utama yang tengah dikembangkan adalah coal to Synthetic Natural Gas (SNG). Dalam proyek ini, PTBA menyiapkan sekitar 9 juta ton batu bara sebagai bahan baku.

Menurut dia, proyek ini ditujukan untuk menyediakan alternatif pasokan gas, khususnya di wilayah Sumatra Selatan hingga Jawa Barat. Dalam rencana pengembangannya, proyek SNG ditargetkan menghasilkan kapasitas sebesar 237 BBTUD.


Baca: Bahlil Bertemu Menteri Energi Rusia Bahas Minyak & LPG, Ini Hasilnya

"Proyek ini tentunya ditujukan untuk menyediakan alternatif pasokan gas di wilayah Sumatra Selatan hingga Jawa Barat. Kebutuhan batu baranya adalah 9 juta ton. Kemudian proyek ini tentunya akan menghasilkan kapasitas sebesar 237 BBTUD syngas," kata Arsal dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, dikutip Rabu (15/4/2026).

Adapun, dalam skema pengembangannya, PTBA akan membentuk joint venture dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) yang juga akan menjadi off-taker 100% dari SNG yang dihasilkan.

Selain SNG, PTBA juga mengembangkan proyek hilirisasi coal to dimethyl ether (DME) sebagai substitusi LPG impor. Proyek ini ditargetkan memiliki kapasitas sekitar 1,4 juta ton dan diharapkan mampu memberikan nilai tambah hingga 4,3 kali lipat.

Dalam implementasinya PTBA akan berperan sebagai operator pabrik sekaligus pemasok batu bara. Sementara Pertamina akan menjadi offtaker yang menyerap seluruh produksi DME.

"Ini masih berproses kami berjalan dengan Danantara mudah-mudahan keekonomiannya nanti bisa membuat PTBA menjadi lebih baik lagi," ujarnya.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Tangkal Gempuran Keramik China Cs, Industri Lokal Siap Ekspansi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Buru 8 DPO Kasus Pabrik Obat Terlarang Rumahan di Semarang
• 3 jam laluokezone.com
thumb
IMF Pangkas Outlook Ekonomi Global 2026 Imbas Perang Timur Tengah
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
El Nino Mengintai, BPBD Bantul Petakan Wilayah Rawan Kekeringan
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Muncul Fenomena Ramai Perusahaan RI Tak Rekrut Pekerja Baru, Ada Apa?
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gandeng Dishub, TransJakarta Matangkan Rencana Penggunaan Bus Listrik Mikrotrans
• 2 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.