EtIndonesia. Sebuah kebakaran terjadi di pabrik BYD di distrik Pingshan, Shenzhen, Tiongkok. Asap tebal mengepul dan api berkobar hebat. Informasi terkait langsung menjadi trending nomor satu pada Selasa (14 April) pagi, menarik perhatian luas.
Banyak video yang diunggah warganet menunjukkan area yang terbakar cukup luas, asap hitam memenuhi langit, dan kobaran api merah menyala dengan ganas—pemandangannya terlihat sangat mengerikan.
Warganet setempat berkomentar:
- “BYD di Distrik Pingshan terbakar. Baru bangun pagi, lihat dari balkon, asap sudah memenuhi langit…”
- “Api ini cukup besar.”
- “Wah, sangat menakutkan.”
- “Asapnya benar-benar bikin merinding! Seram sekali.”
- “Kebakarannya sangat hebat, area yang terbakar tidak kecil.”
Ada juga yang mengatakan:
- “Ya Tuhan? Pabrik BYD di Pingshan terbakar, api menjulang tinggi! Semoga tidak ada korban. Sekolah dan toko di sekitar sudah menghentikan aktivitas. Api sudah berhasil dipadamkan. Semoga tidak ada yang terluka.”
- “Kebakaran terjadi di parkiran bertingkat. Untungnya tidak ada korban jiwa. Penyebab pasti masih diselidiki, belum diketahui apakah karena ulah manusia, baterai yang terbakar sendiri, atau penyebab lain. Bagaimanapun, yang penting tidak ada korban.”
Pihak manajemen darurat Distrik Pingshan, Shenzhen, menyampaikan bahwa pada 14 April pukul 02:48 dini hari, kebakaran terjadi di sebuah parkiran bertingkat di Jalan Maluan. Api kini telah berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa.
Menanggapi hal ini, BYD menyatakan kepada media Tiongkok bahwa kebakaran terjadi di area parkiran bertingkat dalam kawasan pabrik Pingshan, yang digunakan khusus untuk kendaraan uji dan kendaraan bekas yang akan dibuang.
BYD didirikan pada 18 November 1994 dan berkantor pusat di Shenzhen. Perusahaannya bergerak di empat sektor utama: otomotif, elektronik, energi baru, dan transportasi rel.





