Grid.ID – Industri perfilman horor Indonesia kembali diperkaya dengan kehadiran karya yang mengangkat kearifan lokal. Kali ini, rumah produksi Dunia Mencekam Studio bersama Santara dan Film Machine mempersembahkan film terbaru berjudul "Songko".
Film ini tidak hanya menawarkan rasa takut, tetapi juga membawa penonton menyelami urban legend yang mengakar kuat di masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara. Penasaran dengan kisahnya? Simak sinopsis film songko berikut ini.
Sinopsis Film Songko
Berlatar belakang tahun 1986 di sebuah desa terpencil di kaki Gunung Lokon, Tomohon, Minahasa, film ini mengisahkan tentang rangkaian kematian misterius yang menimpa perempuan-perempuan muda di desa tersebut.
Warga setempat meyakini bahwa teror tersebut bukan berasal dari manusia biasa, melainkan ulah makhluk legendaris bernama Songko. Konon, Songko muncul untuk mengincar "darah suci" demi memperoleh kekekalan. Kehadiran makhluk ini mengubah ketenangan desa menjadi kepanikan masal.
Namun, sutradara Gerald Mamahit menekankan bahwa "Songko" bukan sekadar film tentang monster. Teror yang sesungguhnya justru muncul dari sisi gelap manusia ketika dilanda ketakutan luar biasa, di mana rasa saling percaya antar-warga mulai hancur secara perlahan.
Komitmen Total terhadap Budaya Minahasa
Salah satu daya tarik utama film ini adalah upayanya menjaga keaslian budaya Sulawesi Utara. Tim produksi melakukan riset mendalam dengan mewawancarai kepala adat dan warga lokal Tomohon. Tak tanggung-tanggung, hampir 60 persen pemeran dan kru dalam film ini merupakan putra-putri daerah Sulawesi Utara.
Bahkan, lokasi syuting dilakukan langsung di kaki Gunung Lokon dengan membangun satu set desa utuh untuk mendapatkan suasana yang autentik. Komitmen ini terlihat jelas dalam dialog film yang menggunakan bahasa Manado secara dominan.
Imelda Therinne yang merupakan pemeran utama film ini mengakui bahwa "Songko" memberikan tantangan yang luar biasa bagi karier aktingnya. Ia dituntut untuk menguasai dialek Manado dalam porsi yang sangat besar.
"Bahasa itu 80 persen bahasa Manado. Ternyata bahasa itu emang susah-susah gampang ya," ungkap Imelda saat acara premiere di Metropole XXI, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Meski sulit, Imelda mengaku sangat terbantu oleh kehadiran aktor-aktor lokal Manado yang membimbingnya selama proses syuting. Selain bahasa, cuaca ekstrem di lokasi syuting yang sangat dingin juga menjadi tantangan fisik tersendiri bagi para pemain.
Film "Songko" dibintangi oleh jajaran aktor ternama seperti Annette Edoarda, Imelda Therinne, Fergie Brittany, Tegar Satria, dan Khiva Iskak. Annette Edoarda sendiri mengaku merinding saat menonton kembali film ini di layar lebar karena atmosfernya yang begitu intens dan mencekam.
Bagi Sobat Grid pecinta genre horor yang ingin merasakan ketegangan dibalut kekayaan budaya Nusantara, jangan lewatkan film ini. "Songko" dijadwalkan mulai meneror bioskop di seluruh Indonesia mulai tanggal 23 April 2026 mendatang. (*)
Artikel Asli




