Pantau - DPP GMNI mengapresiasi kebijakan pemerintah yang mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan ekonomi global guna menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat.
Ketua Umum DPP GMNI M. Risyad Fahlefi menyatakan kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya kelompok kecil yang terdampak fluktuasi harga energi.
"Kami menilai langkah pemerintah dalam menjaga harga BBM tetap stabil merupakan bentuk komitmen nyata untuk melindungi rakyat dari beban ekonomi yang lebih berat, terutama di tengah kondisi global yang tidak menentu," ujarnya.
Dampak Kebijakan terhadap EkonomiRisyad menilai stabilitas harga BBM menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi di dalam negeri.
Menurutnya, kebijakan tersebut juga berdampak positif pada sektor strategis seperti transportasi, distribusi logistik, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia juga mendorong pemerintah untuk menjaga konsistensi kebijakan serta meningkatkan transparansi agar masyarakat memahami dasar pengambilan keputusan.
Komitmen Pemerintah dan Harapan GMNIRisyad menegaskan kebijakan ini diharapkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju kedaulatan energi nasional.
"Kami berharap kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional dan kesejahteraan rakyat. Ini adalah momentum penting untuk mengimplementasikan Trisakti Bung Karno, terkhusus dalam berdikari di bidang ekonomi," tuturnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan pemerintah akan mempertahankan BBM bersubsidi bagi masyarakat kecil.
"Menteri-menteri ekonomi saya melaporkan bahwa BBM yang bersubsidi, kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita," kata Prabowo.
GMNI menyatakan akan terus mengawal kebijakan publik sebagai mitra kritis untuk memastikan keberpihakan pada kepentingan rakyat luas.




