Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan, Presiden Putin berharap kehadiran Prabowo dalam sejumlah forum internasional, termasuk agenda di Kota Kazan pada Mei mendatang.
Baca juga: Rusia dan Indonesia Jajaki Peluang Kerja Sama di Berbagai Bidang
“Presiden Putin mengundang Presiden Prabowo untuk menghadiri forum di Kazan pada bulan Mei, serta pameran industri besar pada Juli,” ujar Sugiono dikutip dari Antara.
Agenda di Kazan merujuk pada International Economic Forum Russia–Islamic World: KazanForum yang akan berlangsung pada 12–17 Mei 2026. Forum ini menjadi ajang strategis yang mempertemukan Rusia dengan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam dalam kerja sama ekonomi dan investasi.
Sementara itu, undangan kedua berkaitan dengan partisipasi Indonesia dalam INNOPROM 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6–9 Juli di Ekaterinburg. Pameran ini dikenal sebagai salah satu ajang industri terbesar di Rusia yang menampilkan inovasi manufaktur dan teknologi.
Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, Prabowo turut didampingi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Selain pertemuan bilateral, kedua kepala negara juga menggelar pembicaraan tertutup dalam format makan siang. Dalam sesi tersebut, berbagai isu strategis dibahas, termasuk dinamika geopolitik global yang menjadi perhatian bersama.
Sugiono menegaskan, Rusia merupakan mitra strategis bagi Indonesia, baik dalam konteks geopolitik maupun ekonomi. Ke depan, kedua negara berkomitmen memperluas kerja sama, tidak hanya di sektor perdagangan dan energi, tetapi juga dalam hubungan antarwarga.
“Penguatan hubungan ekonomi dan people-to-people contact menjadi fokus utama ke depan,” kata dia.
Undangan ini sekaligus menandai upaya kedua negara untuk meningkatkan intensitas hubungan bilateral di tengah perubahan lanskap global yang semakin dinamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)





