Kilang Pertamina Siap Olah Minyak Mentah Rusia

medcom.id
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Pertamina memastikan kesiapan infrastruktur kilangnya untuk mengolah minyak mentah asal Rusia, seiring rencana pemerintah memperluas sumber pasokan energi dari negara tersebut.
 
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa kilang pertamina secara teknis mampu memproses crude oil dari Rusia menjadi berbagai produk turunan energi.
 
“Minyak mentah dari Rusia dapat diolah di kilang Pertamina menjadi produk siap pakai,” ujarnya dikutip dari Antara
  Baca juga: Bahlil Pede Kilang Balikpapan Bisa Sunat Banyak Impor Minyak
Pernyataan ini muncul di tengah langkah pemerintah yang tengah menjajaki pembelian minyak mentah dari Rusia sebagai bagian dari strategi diversifikasi pasokan energi.

Roberth menegaskan, Pertamina akan mengikuti kebijakan pemerintah dalam hal perdagangan minyak mentah, termasuk jika keputusan impor dari Rusia direalisasikan. Menurutnya, peran perusahaan mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari pengolahan hingga distribusi energi ke masyarakat.
 
Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia telah melakukan pembicaraan langsung dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev.
 
Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama di sektor energi, termasuk pembelian minyak mentah dan LPG.
 
Selain perdagangan energi, kedua negara juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan kilang serta pemanfaatan teknologi energi yang lebih maju.
 
Bahlil menyebut hasil pembicaraan tersebut cukup positif. Indonesia, kata dia, berpeluang menambah pasokan minyak mentah sekaligus memperoleh tambahan LPG untuk memenuhi kebutuhan domestik.
 
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan energi nasional di tengah volatilitas pasar energi global.
 
Dengan kondisi geopolitik yang masih dinamis, diversifikasi sumber pasokan dinilai krusial untuk memastikan stabilitas energi dalam negeri tetap terjaga.
 
Kerja sama dengan Rusia, sebagai salah satu produsen energi utama dunia, dipandang sebagai opsi strategis dalam memperkuat fondasi tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Keluhan Panas dan Hujan, KAI Commuter Akan Bangun Kanopi di Peron Stasiun Bogor
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Orangtua Korban Kecewa, Sulit Hubungi Terra Drone Usai Kebakaran yang Tewaskan 22 Orang
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Hari Kedua Blokade AS, Sejumlah Kapal Tanker Tertahan di Selat Hormuz
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bahan Celana Dalam Terbaik dan Nyaman
• 16 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pengusaha Minta Moratorium Ketat Investasi Pabrik Semen Baru, Ada Apa?
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.