KLATEN, iNews.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Klaten, Jawa Tengah, sejak Selasa (14/4/2026) malam menyebabkan sejumlah anak Sungai Bengawan Solo meluap. Akibatnya, sekolah dasar di Kecamatan Juwiring terendam banjir dan kegiatan belajar mengajar diliburkan.
SD Negeri 1 Jetis yang berada di pinggiran Sungai Kaligawe, anak Sungai Bengawan Solo, terdampak luapan air setelah sungai tidak mampu menampung debit air. Air masuk ke halaman hingga ruang kelas dengan ketinggian 50-70 sentimeter.
Kondisi tersebut membuat seluruh ruang kelas tidak dapat digunakan. Para siswa pun terpaksa diliburkan atau mengikuti pembelajaran dari rumah. Sejumlah buku pelajaran dan peralatan penting telah diamankan ke tempat yang lebih tinggi.
Pihak sekolah sebelumnya telah berupaya mengantisipasi banjir dengan membuat tanggul. Namun, posisi jalan dan area persawahan yang lebih tinggi membuat air mudah masuk ke lingkungan sekolah saat hujan deras.
Baca Juga:Mudik 2026: 52 Ribu Penumpang Kereta Berangkat Hari Ini, 19.745 Orang via Stasiun Pasar SenenKepala BPBD Klaten, Sahruna, menyebut banjir tidak hanya menggenangi sekolah, tetapi juga sejumlah fasilitas publik lainnya. "Untuk saat ini untuk siswa proses belajarnya di rumah," ujar Sahruna di lokasi.
Selain itu, banjir turut merendam jalan penghubung antar kecamatan di wilayah Taji, Juwiring menuju Kabupaten Sukoharjo. Puluhan hektare tanaman padi yang siap panen juga dilaporkan terendam air.
#jateng



