Persiapan Haji 2026 Nyaris Rampung, Pemerintah Masuk Tahap Krusial Pengecekan Akhir

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 telah mendekati garis akhir. Dengan progres hampir 100 persen, fokus kini beralih ke tahap paling krusial yakni pengecekan menyeluruh seluruh layanan sebelum operasional dimulai.

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menegaskan, seluruh aspek layanan tengah melalui proses verifikasi akhir guna memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah bagi jamaah Indonesia di Tanah Suci.

“Persiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional akhir,” kata Irfan dalam konferensi pers, di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan dasar jamaah telah disiapkan secara komprehensif, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga layanan kesehatan.

Untuk akomodasi, pemerintah telah mengamankan 177 hotel di Makkah yang tersebar di sejumlah kawasan strategis seperti Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah.

Sementara di Madinah, tersedia 100 hotel yang seluruhnya berada di kawasan Markaziyah, lokasi yang memudahkan akses jamaah ke masjid tanpa kendaraan.

“Di Madinah ada 100 hotel seluruhnya di wilayah Markaziyah sehingga tidak diperlukan kendaraan untuk berjalan ke Masjid Nabawi,” ucapnya.

Dari sisi konsumsi, pemerintah menyiapkan total 74 dapur, terdiri dari 51 dapur di Makkah dan 23 dapur di Madinah, untuk menjamin ketersediaan makanan bagi jamaah selama menjalankan ibadah.

Transportasi juga dipastikan siap sepenuhnya, mencakup mobilitas antar kota hingga layanan khusus selama rangkaian ibadah berlangsung.

“Transportasi jamaah juga sudah kita siapkan meliputi bis antar kota baik dari Madinah ke Makkah, kemudian dari Jeddah ke Makkah, maupun nanti dari Makkah ke Madinah ataupun dari Makkah ke Jeddah sebagai rute pulang,” jelasnya.

Tak hanya itu, layanan bus Shalawat akan beroperasi selama 24 jam guna mengantar jamaah dari pemondokan menuju Masjidil Haram. Sementara bus Masyair disiapkan untuk mendukung mobilitas saat puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Di sektor kesehatan, pemerintah mengerahkan fasilitas yang cukup besar, yakni 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah. Selain itu, setiap kelompok terbang (kloter) akan didampingi tenaga medis untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MUI Gelar Silaturahmi Nasional Bareng Ormas Islam, Panglima TNI-Kapolri Hadir
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Energy Terminal Perkuat Resiliensi Masyarakat Lewat Inovasi Digital
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lowongan Kerja RSUD Dr Soetomo 2026: Ini Syarat, Formasi, dan Cara Daftarnya
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Keributan di Bokondini Tolikara, 4 Polisi Terluka dan 1 Warga Tewas
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Kemensos Gaet BNN Kota Banda Aceh Pastikan Bantuan Eks Napza Tepat Sasaran
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.