Jakarta (ANTARA) - Petenis Italia Jannik Sinner dan petenis Spanyol Carlos Alcaraz akan berupaya melanjutkan dominasi mereka di turnamen utama bulan depan di Roland Garros, Paris, di mana mereka memimpin daftar peserta untuk turnamen Grand Slam lapangan tanah liat tersebut.
Dua bintang tersebut menyajikan salah satu pertandingan tenis bersejarah abad ini pada final Paris tahun lalu, dengan mencetak sejarah sebagai final terpanjang, berlangsung selama 5 jam 29 menit.
Bersama-sama, Alcaraz dan Sinner telah meraih sembilan gelar Grand Slam terakhir, termasuk kemenangan Alcaraz di Australian Open pada Januari, ketika petenis berusia 22 tahun itu menjadi petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam.
Sinner akan berupaya menyamai pencapaian tersebut dengan memenangi keempat Grand Slam, dan Roland Garros adalah satu-satunya gelar yang belum ada dalam koleksinya.
Dikutip dari laman resmi ATP, Rabu, finalis 2024 Alexander Zverev dan juara tiga kali Novak Djokovic juga termasuk dalam daftar peserta untuk edisi 2026 turnamen lapangan tanah liat tersebut.
Baca juga: Alcaraz bertekad rebut kembali nomor satu dunia di Barcelona Open
Djokovic yang mencapai final Australian Open tahun ini akan menargetkan hadiah yang lebih besar lagi di Paris, di mana ia mengejar rekor gelar turnamen utama ke-25 di tenis putra dan putri.
Daftar peserta mencakup semua pemain Top 10 dalam peringkat ATP, termasuk Felix Auger-Aliassime, Ben Shelton, Alex de Minaur, dan Taylor Fritz.
Musim lalu, Lorenzo Musetti menjadi petenis Italia pertama yang mencapai setidaknya semifinal di ketiga turnamen ATP Masters 1000 lapangan tanah liat dan Roland Garros dalam satu tahun.
Ia memenangi set pertama melawan Alcaraz di semifinal Paris tetapi mundur karena cedera di awal set keempat.
Daniil Medvedev melengkapi jajaran Top 10 untuk Roland Garros, dengan penampilan terbaiknya tetap di babak keempat pada 2022 dan 2024.
Baca juga: Sinner masih tak percaya menangi empat ATP Masters 1000 beruntun
Baca juga: Alcaraz akui tidak bermain bagus melawan Sinner di final Monte-Carlo
Dua bintang tersebut menyajikan salah satu pertandingan tenis bersejarah abad ini pada final Paris tahun lalu, dengan mencetak sejarah sebagai final terpanjang, berlangsung selama 5 jam 29 menit.
Bersama-sama, Alcaraz dan Sinner telah meraih sembilan gelar Grand Slam terakhir, termasuk kemenangan Alcaraz di Australian Open pada Januari, ketika petenis berusia 22 tahun itu menjadi petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam.
Sinner akan berupaya menyamai pencapaian tersebut dengan memenangi keempat Grand Slam, dan Roland Garros adalah satu-satunya gelar yang belum ada dalam koleksinya.
Dikutip dari laman resmi ATP, Rabu, finalis 2024 Alexander Zverev dan juara tiga kali Novak Djokovic juga termasuk dalam daftar peserta untuk edisi 2026 turnamen lapangan tanah liat tersebut.
Baca juga: Alcaraz bertekad rebut kembali nomor satu dunia di Barcelona Open
Djokovic yang mencapai final Australian Open tahun ini akan menargetkan hadiah yang lebih besar lagi di Paris, di mana ia mengejar rekor gelar turnamen utama ke-25 di tenis putra dan putri.
Daftar peserta mencakup semua pemain Top 10 dalam peringkat ATP, termasuk Felix Auger-Aliassime, Ben Shelton, Alex de Minaur, dan Taylor Fritz.
Musim lalu, Lorenzo Musetti menjadi petenis Italia pertama yang mencapai setidaknya semifinal di ketiga turnamen ATP Masters 1000 lapangan tanah liat dan Roland Garros dalam satu tahun.
Ia memenangi set pertama melawan Alcaraz di semifinal Paris tetapi mundur karena cedera di awal set keempat.
Daniil Medvedev melengkapi jajaran Top 10 untuk Roland Garros, dengan penampilan terbaiknya tetap di babak keempat pada 2022 dan 2024.
Baca juga: Sinner masih tak percaya menangi empat ATP Masters 1000 beruntun
Baca juga: Alcaraz akui tidak bermain bagus melawan Sinner di final Monte-Carlo





