Peminat Mobil Hybrid Masih Banyak, Ada tapinya

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Penjualan mobil hybrid di Indonesia pada kuartal pertama 2026 menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, kenaikannya terbilang terbatas jika dibandingkan dengan tren kendaraan listrik berbasis baterai yang meningkat lebih agresif.

Berdasarkan data wholesales Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif Rabu 15 April 2026, penjualan mobil hybrid pada Januari hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 14.233 unit. Angka ini mencakup gabungan hybrid konvensional atau HEV serta plug-in hybrid atau PHEV.

Baca Juga :
Terpopuler: Mobil Listrik Melejit, MPV Hybrid Dominasi, Hyundai Indonesia Buka Suara
Mobil Compact SUV Ini Hadir dengan Wajah Baru

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025, penjualan hybrid berada di kisaran sekitar 13 ribu unit. Dengan demikian, terjadi peningkatan sekitar 1.200 unit secara tahunan.

Secara persentase, pertumbuhan tersebut berada di kisaran 9 persen secara year on year. Angka ini menunjukkan bahwa pasar hybrid masih tumbuh, meski tidak secepat segmen kendaraan listrik murni yang pada kuartal pertama tahun ini naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kontribusi terbesar masih berasal dari hybrid konvensional yang mendominasi pasar. Model-model dari pabrikan Jepang masih menjadi tulang punggung penjualan di segmen ini.

Sementara itu, segmen plug-in hybrid menunjukkan perkembangan meski volumenya masih relatif kecil. Peningkatan jumlah model dan teknologi menjadi faktor yang mulai mendorong segmen ini.

Jika dilihat dari komposisi, hybrid konvensional menyumbang sekitar 90 persen dari total penjualan. Adapun PHEV hanya berkontribusi sekitar 10 persen pada kuartal pertama tahun ini.

Pertumbuhan hybrid yang cenderung moderat mencerminkan karakter pasar yang sudah terbentuk sebelumnya. Segmen ini telah berkembang sejak beberapa tahun terakhir sehingga kenaikannya tidak lagi eksplosif.

Di sisi lain, mobil listrik berbasis baterai mulai menunjukkan peningkatan yang jauh lebih signifikan. Hal ini turut memengaruhi laju pertumbuhan hybrid di pasar otomotif nasional.

Meski demikian, hybrid masih memiliki peran penting sebagai jembatan menuju elektrifikasi penuh. Konsumen yang belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik masih menjadikan hybrid sebagai pilihan utama.

Dengan kondisi tersebut, penjualan mobil hybrid di Indonesia tetap menunjukkan tren positif. Namun, ke depan persaingan dengan kendaraan listrik diperkirakan akan semakin ketat.

Baca Juga :
Bukan Mobil SUV Biasa! Ford Explorer EV Kini Berubah Jadi Van Komersial
Bukan Mobil Mustang Biasa! Edisi Terbatas Ini Dibanderol Rp2,5 Miliar
Jangan Salah! Ini Tanda Aki Mobil 12V Masih Penuh atau Sudah Lemah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Soroti Angkot Ngetem Bikin Macet, Bakal Tambah Armada Mikrotrans
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Bantuan Pangan Digelontorkan, Warga Bekasi Terima Beras dan Minyak Gratis
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Klaim Xi Jinping Setuju Setop Kirim Senjata ke Iran
• 1 jam laludetik.com
thumb
Pengedar Sabu 50 Kg di Padang Dituntut Hukuman Mati
• 3 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Jualan 3 Merek Mobil Ini di bawah 10 Unit per Bulan
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.