Keindahan kuku memang bisa menambah rasa percaya diri, termasuk bagi ibu hamil. Namun, penggunaan kuteks tetap perlu diperhatikan agar tetap aman.
Ya, Moms karena ada beberapa kandungan pada kuteks yang ternyata berbahaya jika terserap. Zat ini dapat menimbulkan risiko serius pada kehamilan, sehingga ibu harus benar-benar memerhatikan supaya janin tetap sehat, Moms.
Bahaya Kuteks pada Ibu HamilMengutip laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penggunaan kuteks pada ibu hamil perlu lebih berhati-hati karena adanya potensi paparan zat berbahaya. Zat tersebut seperti formaldehida, toluena, phthalates, merkuri, logam berat, termasuk timbal dan kadmium.
Semua bahan-bahan ini jika digunakan dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, kerongkongan, paru-paru, hingga dapat menyebab kanker jika digunakan secara terus-menerus.
Pada ibu hamil, akan muncul risiko bila secara terus-menerus menghirup atau menggunakan kuteks yang mengandung zat di atas. Risiko yang terjadi antara lain:
Keguguran akibat paparan zat berbahaya dalam jangka panjang
Memicu persalinan prematur
Dapat memengaruhi perkembangan janin di dalam kandungan
Kelainan bawaan pada bayi
Gangguan tumbuh kembang janin
Bisa berkontribusi pada berat badan lahir rendah (BBLR)
Untuk itu, ibu hamil disarankan lebih selektif dalam menggunakan produk kosmetik. Selain memilih kuteks, selektif juga dalam memilih penghalus kuteks. Caranya dengan tidak memilih yang mengandung aseton di dalamnya.





