Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional bukanlah sektor yang mengalami penurunan (sunset), melainkan sektor yang tengah bangkit (sunrise). Dia menyebutkan narasi negatif terhadap industri TPT sebelumnya perlu diluruskan.
“Kita sudah bisa mulai memutar-balikkan narasi yang menyatakan bahwa sektor TPT di Indonesia ini merupakan sektor yang sunset, bahkan kita secara optimis harus benar-benar mengatakan it's a sunrise sector,” kata Agus dalam pembukaan pameran tekstil dan garmen Indo Intertex 2026 yang dihelat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).
Agus mengungkapkan, saat awal menjabat sekitar tujuh tahun lalu, dia sempat menerima laporan industri TPT Indonesia memasuki fase sunset.
Namun, dia mengaku meragukan narasi tersebut dan menilai hal itu bisa jadi merupakan upaya pihak luar untuk melemahkan pasar domestik.
Menurut dia, melalui kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi industri, sektor TPT kini berhasil membalikkan keadaan. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, industri ini menunjukkan kinerja yang semakin positif dalam beberapa tahun terakhir.
Secara kinerja, sektor TPT mencatat pertumbuhan sebesar 3,55 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan nilai ekspor mencapai USD 12,08 miliar. Selain itu, sektor ini juga membukukan surplus perdagangan sekitar USD 3,45 miliar.
Agus juga menyebut, sektor ini menyumbang sekitar 19,48 persen dari total tenaga kerja industri nasional, menunjukkan perannya yang strategis dalam perekonomian.
“Di sisi investasi sektor kita ini TPT juga mencerminkan masih terjaganya kepercayaan pihak investor untuk membawa investasinya ke Indonesia di tengah-tengah ketidakpastian geopolitik atau keputusasaan global,” ujarnya.





