Cari Investor, Pemprov DKI Tawarkan Lahan Pemda untuk Dibangun SPKLU

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Targetnya pengguna kendaraan listrik bisa meningkat karena stasiun pengisian daya banyak tersebar di beberapa titik. 

Cari Investor, Pemprov DKI Tawarkan Lahan Pemda untuk Dibangun SPKLU. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menawarkan kerja sama kepada oara investor untuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU) di atas lahan milik Pemerintah Daerah. 

Kepala Seksi Penegakkan Hukum Dishub Pemprov Jakarta, Made Jony, mengatakan upaya tersebut dalam rangka mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik dalam rangka menekan konsumsi energi fosil. Targetnya pengguna kendaraan listrik bisa meningkat karena stasiun pengisian daya banyak tersebar di beberapa titik. 

Baca Juga:
Luncurkan Mobil Listrik di Indonesia, Jaecoo Pastikan Kesiapan SPKLU Fast Charging

"Investor yang mau membuat (SPKLU) kita open. Karena pengembangan ekosistem kendaraan listrik lumayan investasinya di charging station," ujarnya dalam Forum Group Discussion bersama INSTRAN dan PT Kalista Nusa Armada di Jakarta, Rabu (15/4/2026). 

Dia mengatakan saat ini masih ada lahan hidup milik Pemprov yang belum dimanfaatkan. Calon investor ditawarkan untuk menggarap lahan tersebut dengan petuntukan membangun SPKLU yang nantinya bisa digunakan oleh kendaraan pribadi. 

Baca Juga:
PTRO Klarifikasi Isu dengan CBRE, AUTO–PLN Kolaborasi Bangun SPKLU Pertama

"Kita bisa siapkan dengan skema-skema yang nanti akan kita hitung. Karena sudah banyak kami menerima potensi-potensi kerja sama, di mana lahan-lahan pemprov, yang ibaratnya lahan hidup lah, kita akan manfaatkan untuk ekosistem charging," kata dia. 

Baca Juga:
AUTO Gandeng PLN Bangun SPKLU, PTRO Tegaskan Tak Ada Sinergi dengan CBRE

Jony mengatakan saat ini salah satu persoalan sulit berkembangnya pengguna kendaraan listrik karena memang ekosistemnya belum terbangun lengkap. SPKLU belum tersedia cukup banyak dan merata sehingga menyulitkan pemilik mobil EV untuk mengisi daya saat dalam perjalanan. 

Dia berharap ke depan masyarakat yang hendak membeli kendaraan listrik tidak perlu pusing memikirkan untuk menambah daya baru di rumah untuk mengisi baterai mobil listriknya. 

"Kalau biasanya kan masyarakat beli mobil listrik, dia harus membuat suatu sistem charging yang nanti akan diinstal. Sehingga nanti itu bisa kita atasi dan penggunaan kendaraan listrik, khususnya di provinsi Jakarta itu dapat berkembang dengan cepat," kata Jony. 

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Orang Ini Jadi Orang Terkaya Akibat Perang Rusia-Ukraina
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Penyebab Barcelona Gagal Comeback Kontra Atletico Madrid di Liga Champions Diungkap Frenkie de Jong
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Paus Leo XIV Kritik Perang Timur Tengah, Trump Balas Kritik Paus Leo | KOMPAS PETANG
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Heboh! Pengakuan Pengacara Jadi Korban Pencurian Malah Diproses Jadi Terlapor
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Indonesia dan AS Sepakati Kerja Sama Pertahanan Utama di Pentagon | JMP
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.