REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali memperluas jejaring global dengan menghadirkan Program Sandwich bagi mahasiswa Program Magister Informatika (S2) dan Program Doktoral Informatika (S3), Fakultas Teknologi Informasi (FTI).
Program ini membuka peluang riset internasional melalui kolaborasi strategis dengan Information Processing and Analysis Laboratory (IPAN) di Department of Computer Science and Engineering, University of Ioannina, Yunani.
Melalui program ini, mahasiswa berkesempatan melakukan penelitian tesis maupun disertasi dengan skema joint supervision, yakni bimbingan bersama dari akademisi UNM dan University of Ioannina.
Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik, juga memperluas perspektif penelitian mahasiswa di tingkat global. Selain itu, peserta program mendapatkan akses ke laboratorium riset internasional, sumber daya akademik global, serta peluang menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Adapun fokus peminatan pada Program Studi Informatika Program Doktoral (S3) meliputi computer vision dan biomedical informatics, dua bidang strategis yang saat ini berkembang pesat dan memiliki kontribusi besar dalam kemajuan teknologi dan kesehatan digital.
Ketua Program Studi Informatika Program Doktoral (S3) UNM, Dr Nita Merlina, menyampaikan, program ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas riset mahasiswa di level internasional.
“Program Sandwich memberikan kesempatan bagi mahasiswa merasakan langsung ekosistem riset global, sekaligus memperkuat kualitas disertasi dan tesis melalui kolaborasi internasional. Ini nilai tambah yang sangat penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing global,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Rabu (15/4/2026).
Menurut dia, kolaborasi ini sejalan dengan visi UNM dalam mendorong publikasi ilmiah bereputasi.
“Kami mendorong mahasiswa tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga menghasilkan publikasi internasional yang berdampak. Dengan dukungan joint supervision dan akses laboratorium global, peluang tersebut menjadi semakin terbuka,” tambahnya.
Melalui Program Sandwich ini, UNM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan S2 dan S3 yang unggul, adaptif, serta mampu berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat global.