KOMPAS.TV - Peneliti senior Indo Pacific Strategic Intelligence (ISI), Fauzia Cempaka, menilai Amerika Serikat hanya memiliki sedikit opsi setelah gagalnya negosiasi dengan Iran yang dimediasi Pakistan.
Tekanan internasional maupun domestik membuat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memilih opsi blokade Selat Hormuz.
Lebih lengkap terkait kelanjutan perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang kini lebih berpusat di Selat Hormuz, simak dialog KompasTV bersama Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana.
Baca Juga: INTENS! Akademisi Bongkar Faktor Gagalnya Negosiasi AS-Iran: Ada "Jurang" Soal Nuklir!
#iran #as #selathormuz
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Tesalonika-Ajeng
Sumber : Kompas TV
- rusia
- china
- iran
- as
- selat hormuz




