Hilirisasi Batu Bara untuk Pangan, RI Siapkan Pabrik 10.000 ton/Tahun

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: dok Panen Raya Pertanian Implementasi Kalium Humat dan Hilirisasi Batubara di Desa Tanjung Karangan

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tengah menyiapkan pembangunan pabrik pengolahan batu bara menjadi kalium humat dengan kapasitas 10.000 ton per tahun. Hal itu menjadi strategi hilirisasi perusahaan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penyediaan pembenah tanah (soil conditioner).

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi riset dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Dia menyebutkan produk tersebut mampu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus memberikan nilai tambah bagi komoditas batu bara.

"Produk ini berfungsi sebagai soil conditioner yang mampu meningkatkan kesuburan tanah. Produk ini tentunya memiliki nilai tambah yang sangat signifikan hingga mencapai 29 kali dibandingkan batu bara mentah," ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI, Jakarta, dikutip Rabu (15/4/2026).


Kalium humat yang diproduksi PTBA ditargetkan menjadi solusi bagi sektor pertanian untuk memperbaiki kualitas lahan di berbagai wilayah. Proyek tersebut juga sejalan dengan agenda Asta Cita pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan dan energi nasional.

"Melalui hilirisasi ini kami berkomitmen mendukung implementasi Asta Cita pemerintah khususnya dalam memperkuat ketahanan energi dan pangan nasional," imbuhnya.

Meluasnya cakupan bisnis PTBA tersebut sebagai penanda pergeseran fokus perusahaan dari sekadar produsen energi menjadi penyedia bahan baku industri bernilai tinggi. Selain untuk sektor pangan, PTBA juga telah menyusun pohon industri batu bara untuk dikembangkan menjadi berbagai produk kimia strategis lainnya.

"Batu bara tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan bakar, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai produk kimia dan energi yang bernilai tinggi. Sebagai bahan baku industri strategis hingga nantinya kita harapkan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional," tandasnya.

Baca: RI Bakal Sulap 9 Juta Ton Batu Bara Jadi Gas, Segini Kapasitasnya

(wia) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Ekonomi RI Tumbuh 5,5% - Selat Hormuz Picu Bencana Pangan Global

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Setahun Menjabat, Pramono Dituntut ”Gercep” Menjawab Persoalan Jakarta
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Dukung Ketahanan Energi, RATU Terus Buru Aset Migas Baru
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Ungkap Tiga Pelaku Begal Motor Anggota Damkar di Jakpus Residivis Kasus Curanmor-Jambret
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Aksi Brutal di Final Trailer Film Ikatan Darah
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Skuad Indonesia Tatap Thomas dan Uber Cup 2026, Kapten Tim Sebut Persaingan Makin Sulit
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.