JAKARTA, KOMPAS.TV- Pemerintah memperluas layanan Makkah Route untuk mempercepat proses keberangkatan jemaah calon haji Indonesia.
Tahun ini, layanan tersebut tidak hanya tersedia di tiga bandara, tetapi juga diperluas ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan, penambahan lokasi layanan Makkah Route dilakukan untuk memperlancar proses keberangkatan jemaah haji menuju Arab Saudi.
“Kemarin kita buka di tiga bandara, yaitu Soekarno-Hatta, kemudian Solo, dan Jawa Timur di Juanda. Sekarang kita tambahkan dengan Makkah Route di Makassar,” ujar Agus dalam konferensi pers bersama Kementerian Haji dan Umrah di kantor Kemenhaj, Jakarta, Rabu (15/4).
Ia menjelaskan, layanan tersebut memungkinkan proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan langsung di Indonesia sebelum jemaah berangkat.
Baca Juga: [FULL] Di Tengah Perang Iran-AS & Israel, Ini Perintah Presiden Prabowo soal Keselamatan Jemaah Haji
Dengan mekanisme itu, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan imigrasi ketika tiba di Arab Saudi sehingga perjalanan menuju hotel atau penginapan dapat berlangsung lebih cepat.
“Mudah-mudahan ini bisa memperlancar keberangkatan jemaah haji kita yang akan menjalankan ibadah haji tahun ini,” ujar Agus dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Menurut dia, penggunaan layanan Makkah Route diperkirakan mencakup lebih dari 60 persen jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini.
Selain mempermudah proses keberangkatan, pemerintah juga menyiapkan kemudahan saat kepulangan jemaah ke Tanah Air melalui sistem imigrasi yang lebih cepat di bandara.
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- jemaah haji
- layanan mekkah route
- bandara sultan hasanuddin
- bandara makassar
- bandara keberangkatan haji
- ibadah haji 2026





