Pendapatan Naik 76,6 Persen, WMPP Pangkas Rugi Bersih Jadi Rp234 Miliar

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Perbaikan kinerja tersebut sejalan dengan tumbuhnya pendapatan perseroan sebesar 76,6 persen dari Rp572,92 miliar menjadi Rp1,01 triliun.

Pendapatan Naik 76,6 Persen, WMPP Pangkas Rugi Bersih Jadi Rp234 Miliar (Foto: dok WMPP)

IDXChannel - PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) memangkas kerugian menjadi Rp234,94 miliar pada 2025 atau turun 60,6 persen dari periode sebelumnya RpRp596,50 miliar.

Perbaikan kinerja tersebut sejalan dengan tumbuhnya pendapatan perseroan sebesar 76,6 persen dari Rp572,92 miliar menjadi Rp1,01 triliun.

Baca Juga:
Punya Utang Rp3 Miliar, Widodo Makmur (WMPP) Digugat Vendor

"Rugi bersih yang berhasil ditekan hingga lebih dari 50 persen menunjukkan kinerja yang mulai mengalami perbaikan meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan," kata CEO WMPP Tumiyono dalam keterbukaan informasi, Rabu (15/4/2026).

Dari sisi segmen usaha, lini bisnis peternakan unggas (poultry) menjadi kontributor utama dengan menyumbang hingga 73,22 persen dari pendapatan perseroan. 

Baca Juga:
WMPP Terancam Delisting dari Bursa

Diikuti oleh lini bisnis pengolahan daging (meat & processing) sebesar 21,86 persen, lini bisnis peternakan sapi (cattle livestock) sebesar 3 persen, dan komoditas pertanian (commodity) sebesar 1,92 persen.

Tumiyono mengungkapkan, kinerja perseroan pada 2026 memiliki prospek positif seiring dengan nilai konsumsi global komoditas pertanian dan perikanan yang diproyeksi tumbuh sebesar 13 persen. 

Baca Juga:
Ditopang Program MBG, WMPP Bidik Kenaikan Pendapatan di 2026

Secara khusus, konsumsi daging sapi dan unggas masing-masing akan tumbuh 21 persen dan 13 persen pada 2034. Di mana negara dengan pertumbuhan konsumsi daging terbesar di antaranya China, India, Brasil, Indonesia, Filipina, Amerika Serikat, dan Vietnam. 

Sementara itu, prospek positif industri pangan tanah air juga didukung oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Baca Juga:
WMPP Gelar Right Issue demi Kurangi Utang

"Kinerja perseroan 2026 dan ke depannya diproyeksikan semakin membaik seiring dengan berbagai katalis positif dari industri pangan global dan tanah air serta didukung dengan strategi efisiensi dan rencana strategis Perseroan kedepannya,” tuturnya.

Untuk memperkuat struktur permodalan, perseroan berencana melakukan rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 8,5 miliar saham baru.

Rights issue tersebut untuk memperbaiki neraca, terutama mengurangi utang. Hingga akhir 2025, liabilitas WMPP mencapai Rp4,04 triliun, sedangkan ekuitas hanya Rp255 miliar.

“Perseroan memperkirakan aksi korporasi ini akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan perseroan," katanya.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis JEJAK DUKA DIANDRA SCTV Episode 98, Hari Ini Rabu 15 April 2026: Diandra Hampir Lepas Kancing Dimitri
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Yah Sayang Banget, Lagu-lagu Hits Lokal Ngetop Ini Tak Ada di Platform Spotify
• 2 jam laluintipseleb.com
thumb
Krisis Energi dan Efisiensi Berpotensi Tekan Jumlah Penumpang Pesawat Terbang
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Menteri Imipas tekankan pemberdayaan warga binaan dalam WCPP ke-7
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Soroti Kasus Dugaan Pelecehan Seksual FH UI, Pengawasan Digital di Kampus Harus Diperketat
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.