Prabowo Amankan Pasokan Minyak Rusia, Pimpinan MPR: Suplai Energi Masuk Zona Aman

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyebut diplomasi yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto ketika berkunjung ke Rusia membuat rakyat tak khawatir kekurangan energi.

Hal demikian dikatakan Eddy menyikapi lawatan Prabowo ke Rusia yang menyepakati tambahan pasokan minyak mentah dan elpiji. 

BACA JUGA: Kasus Pelecehan Seksual oleh Mahasiswa FHUI, Ini Permintaan Selly

"Kita tidak perlu khawatir bahwa suatu ketika misalnya kendaraan kita enggak bisa berjalan, ya, kapal laut tidak bisa berlayar, ya, kereta api tidak bisa berjalan," kata Eddy ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4).

Eddy mengatakan pasokan energi Indonesia masuk kategori cukup setelah Rusia sepakat memasok minyak mentah dan elipiji.

BACA JUGA: Gus Yaqut Siapkan USD 1 Juta untuk Pansus Haji DPR

"Dengan adanya apa, suplai dan pasokan yang sudah bisa terjamin, saya kira kita sudah boleh dikatakan memasuki zona aman. Mudah-mudahan akan berlangsung seterusnya sedemikian gitu," ujar Waketum PAN itu.

Eddy mengapresiasi diplomasi Prabowo ke Rusia, karena mampu mengamankan pasokan energi di tengah negara dunia saling berebutan minyak mentah dan gas.

BACA JUGA: Survei Poltracking Indonesia: Elektabilitas Pria Ini Mendekati Prabowo, Anies Tersalip

"Oleh karena itu, saya bersyukur bahwa diplomasi energi yang dilakukan oleh Bapak Presiden bisa berhasil dengan baik," ujarnya.

Eddy mengaku yakin pemerintahan era Prabowo bakal terus mengupayakan energi Indonesia tercukupi di tengah konflik Timur Tengah (Timteng) yang terus memanas.

"Sampai saat ini pemerintah, kan, sudah berkomitmen, ya, bahwa ada ketersediaan dan keterjangkauan. Ketersediaan bahwa produknya ada, hadir," ujarnya.

Termasuk, Eddy merasa yakin pemerintahan era Prabowo bakal menjaga keterjangkauan harga energi sampai ke rakyat

"Keterjangkauan tidak akan ada perubahan harga, ya, untuk terutama BBM yang bersubsidi, baik itu BBM untuk kendaraan transportasi maupun untuk rumah tangga yang elpiji tiga kilogram, ya," ujarnya.

Diketahui, Prabowo bersama rombongan melawat ke Moscow untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, Senin (13/4) kemarin.

Hasilnya, Indonesia bisa mengamankan pasokan energi, yakni minyak mentah dan elpiji setelah muncul komitmen dari Rusia.

Hal demikian terjadi setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bertemu Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev di Moskow pada Selasa (14/4).

Bahlil menegaskan kemitraan dengan Rusia menjadi opsi penting bagi Indonesia karena kapasitas produksi dan pengalaman negara tersebut di industri migas. 

Pemerintah berupaya memastikan ketersediaan cadangan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika global.

"Alhamdulillah, kesepakatan itu membuahkan hasil yang cukup baik. Kita berhasil menambah cadangan minyak mentah (crude) dan juga pasokan LPG," kata Bahlil dikutip dari keterangan pers, Rabu (15/4). (ast/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TransJakarta Kaji Elektrifikasi Mikrotrans
• 54 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Ketua DPRD Se-Indonesia Ikut Retret di Akmil Magelang
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Identitasnya Dikantongi, 4 Begal Damkar di Gambir yang Masih Buron Diburu Polisi
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Mendagri Tito Puji Program Bedah Rumah di Wilayah Papua, Luar Biasa
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Cerita Penumpang saat 3 Jalur Stasiun Bogor Ditutup buat Perpanjangan Peron
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.