Jakarta: PT Pertamina Energy Terminal (PET) memperluas kontribusinya dalam pengembangan green jobs dan pelestarian lingkungan melalui program KolaboraSEA Energy di Fuel Terminal Kotabaru. Program ini berfokus pada peningkatan kompetensi pemuda lokal serta penguatan ekonomi berbasis lingkungan.
Melalui pilar KolaboraSEA Muda, PET menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi Ahli K3 Umum BNSP serta pelatihan pemadam kebakaran, guna membekali pemuda lokal dengan kompetensi keselamatan kerja dan kesiapsiagaan darurat yang relevan dengan kebutuhan industri.
"Program ini mencerminkan sinergi antara peningkatan kapasitas SDM dan pelestarian lingkungan, yang dijalankan dengan prinsip kepatuhan, kehati-hatian, dan keberlanjutan," tegas Fungsi Legal & Relation PET melalui keterangan tertulis, Rabu, 15 April 2026.
Pada aspek ekonomi dan lingkungan, PET mengembangkan program budidaya lebah tanpa sengat (Trigona) sebagai alternatif sumber pendapatan masyarakat yang ramah lingkungan. Selain itu, PET juga melaksanakan kampanye lingkungan melalui Gerakan Dua Biopori Satu Rumah dan penanaman pohon untuk meningkatkan daya resap air dan kualitas lingkungan.
Baca juga: Genjot Penyerapan Tenaga Kerja, 10 Ribu Lulusan SMA/SMK Ikut Pelatihan Vokasi
(Program KolaboraSEA Energy dari PET. Foto: dok PET)
Tingkatkan kesiapan memasuki dunia kerja
Manfaat program juga dirasakan langsung oleh peserta, terutama dalam meningkatkan keterampilan dan kesiapan memasuki dunia kerja. Bagi banyak peserta, pelatihan ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal konkret untuk bersaing di pasar kerja.
Salah satunya disampaikan Ahmad Syahid (21), peserta pelatihan sertifikasi K3 di Kotabaru. Ia menilai pengalaman mengikuti pelatihan ini memberikan nilai tambah yang signifikan, terutama dengan adanya sertifikat yang dapat mendukung proses melamar pekerjaan.
"Kesempatan ini sangat berharga bagi saya. Selain mendapatkan ilmu terkait K3 dan pemadam kebakaran, saya juga lebih percaya diri untuk melamar pekerjaan karena sudah memiliki sertifikat sebagai bukti kompetensi," ungkap Syahid.
Melalui inisiatif ini, PET terus memperkuat perannya dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan di wilayah operasional.




