Grid.ID – Perseteruan di dunia kecantikan Tanah Air antara dokter Oky Pratama dan pengusaha skincare Heni Sagara masih bergulir. Nama dokter Oky Pratama kembali mencuat setelah terseret dalam laporan kepolisian yang dilayangkan oleh Heni Sagara terkait dugaan penggunaan jasa buzzer.
Dokter Oky dituding sebagai sosok di balik layar yang menggerakkan serangan buzzer untuk menjatuhkan reputasi Heni Sagara di media sosial.
Sempat dikabarkan mendapat panggilan pemeriksaan polisi atas laporan Heni, dokter Oky Pratama membantahnya. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya belum menerima surat resmi apa pun dari pihak berwajib terkait kasus tersebut.
“Gak ada, gak ada. Kalau ada pasti ada panggilannya,” kata dr. Oky ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026).
Lebih lanjut, ia juga menyatakan bahwa dirinya merasa tidak memiliki kewajiban untuk mengklarifikasi tuduhan tersebut. Ia bersikeras tidak terlibat dalam aksi penyerangan buzzer yang selama ini dikeluhkan oleh pihak Heni Sagara.
“Gak ada (yang perlu di klarifikasi), terima kasih ya,” tandasnya.
Diketahui Heni Sagara merasa menjadi korban perlakuan tidak menyenangkan di media sosial. Ia mengaku mendapatkan banyak cemoohan dan serangan yang merusak nama baiknya sejak.
Ia melaporkan dokter Oky Pratama ke Polda Jawa Barat atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait unggahan media sosial yang menyebut pabrik kosmetiknya disegel. Kasus ini bermula dari tuduhan dokter Oky yang mengaitkan pabrik Heni dengan praktik mafia skincare. Pihak Heni pun melaporkan dokter Oky Pratama ke polisi pada 5 Februari 2025.(*)
Artikel Asli




