Pantau - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjalin kerja sama dengan Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) guna memperkuat pembinaan sepak bola putri Indonesia dari usia dini hingga tim nasional U-17.
Kerja sama ini diumumkan dalam konferensi pers bertema "Empowering teh Next Generation of Eomen's Football - From Grassroots Development to Clairefontaine" yang digelar di Jakarta.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, "Kerja sama ini bagus buat kita (Indonesia), bahwa kita bisa developing pemain muda putri kita ke level yang lebih besar."
Program Pembinaan dan Pengiriman Pemain ke PrancisProgram kerja sama ini mencakup pembinaan pesepak bola usia dini yang akan dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat.
Selain itu, kegiatan coaching clinic bagi pelatih dan ofisial juga digelar untuk meningkatkan kualitas kepelatihan sepak bola putri nasional.
Sebanyak 20 pemain sepak bola putri bersama delapan ofisial dijadwalkan berangkat ke akademi sepak bola Prancis, Clairefontaine, pada 3 hingga 9 Mei.
Para pemain yang dikirim merupakan bagian dari Program Hydro Plus dan tim nasional putri Indonesia U-17 yang telah memiliki pengalaman bertanding.
Selama di Clairefontaine, para pemain akan mengikuti enam sesi latihan intensif.
Mereka juga dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan tim akademi yang ditunjuk oleh FFF.
Erick Thohir menilai langkah ini sebagai strategi penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pesepak bola putri muda Indonesia.
Diplomasi Olahraga dan Dukungan PrancisErick Thohir menyebut kerja sama ini sejalan dengan kebijakan diplomasi olahraga antara Indonesia dan Prancis.
Ia menjelaskan bahwa Prancis memiliki peran penting dalam sejarah sepak bola dunia, termasuk sebagai lokasi berdirinya kantor pertama FIFA di Paris pada 1904 dan prestasi tim nasionalnya yang pernah menjuarai Piala Dunia.
Indonesia sendiri saat ini tengah membangun akademi pusat latihan di Bogor sebagai bagian dari pengembangan olahraga nasional.
Dalam pengembangannya, Indonesia membuka peluang kerja sama dengan Prancis, khususnya dalam bidang kepelatihan dan sport science.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone menyambut positif kerja sama ini dan menyebutnya sebagai langkah awal yang penting.
Fabien Penone mengatakan, "Ini baru langkah pertama, ke depannya kami akan meningkatkannya."
Ke depan, kerja sama ini tidak hanya terbatas pada sepak bola, tetapi juga berpotensi diperluas ke cabang olahraga lainnya.



