Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Pejagalan, Bekas RTH Berubah Jadi TPS Liar

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Tumpukan sampah di Jalan Kepanduan 2, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, dikeluhkan warga karena menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas harian.

Warga menyebutkan, lokasi tersebut dulunya merupakan ruang terbuka hijau yang kini berubah menjadi tempat pembuangan sampah.

Mawar (bukan nama sebenarnya), warga sekitar, mengatakan kawasan tersebut dahulu merupakan lahan hijau yang dipenuhi pepohonan dan dimanfaatkan warga sebagai ruang terbuka.

Baca juga: Tumpukan Sampah Tertutup Bedeng Menggunung di Penjaringan Jakut, Warga Keluhkan Bau

"Dulu itu kan lahan terbuka hijau, ya kan. Banyak pepohonan, pohon-pohon gede tuh, terus ada pohon-pohon pisang juga. Ada empang juga dulu," ujarnya saat ditemui Kompas.com di sekitar lokasi, Rabu (14/4/2026).

Menurut dia, perubahan mulai terlihat sejak awal 2025 ketika lahan tersebut ditutup dengan bangunan semi permanen dan dilakukan pengurugan.

Sejak saat itu, area tersebut berubah menjadi lokasi penumpukan sampah yang hingga kini masih aktif digunakan.

"Iya tiba-tiba kayak gitu. Awalnya ditutup-tutup seng tuh, bedeng-bedeng gitu," tuturnya.

Ia mengungkapkan, warga sekitar juga mengeluhkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga.

"Kalau keluhan ya bau, kurang nyaman. Yang tadinya buat aktivitas warga, berolahraga, jadi kurang sehat," ungkapnya.

Warga lainnya, Jayadi (bukan nama sebenarnya), mengatakan tumpukan sampah di lokasi tersebut kini sudah menggunung.

"Sudah parah banget, tumpukan sampahnya meningkat banget," katanya kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: TPS Rawadas Pondok Kopi Ditutup Permanen, Sampah Dialihkan ke TPS Rawajaya

Ia menambahkan, bau sampah kerap tercium hingga ke permukiman warga, terutama saat arah angin menuju pemukiman.

"Jika ada angin mengarah ke pemukiman sini, bau sampahnya sangat menyengat dan juga menjadi lebih banyak lalat," kata dia.

Jayadi menyebut warga telah melaporkan kondisi tersebut melalui aplikasi JAKI, namun aktivitas di lokasi masih berlangsung.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Sudah pernah dilaporkan melalui JAKI tapi masih dan tetap aktif sampai sekarang," imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Pakai Deodoran yang Benar agar Bebas Bau Badan
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Beban Tagihan Subsidi BBM Malaysia pada April 2026 Diperkirakan Membengkak
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Pertemuan Prabowo dan Macron di Paris Bahas Penguatan Kerja Sama Alutsista
• 17 jam laludetik.com
thumb
UI Blak-blakan Cara Usut Tuntas Pelecehan Seksual oleh Belasan Mahasiswa Fakultas Hukum
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Avanza Bawa 6 Orang Terbakar di Gowa, Api Diduga dari Ledakan Korek Gas
• 18 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.