Penulis: Suwandika Ananto
TVRINews, Bangka Selatan
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai mendorong modernisasi sektor pertanian dengan menyalurkan bantuan teknologi berupa drone kepada Brigade Pangan. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mendongkrak produktivitas tanaman pangan di daerah tersebut.
Sebanyak tiga unit drone dengan nilai total mencapai Rp900 juta disalurkan melalui dukungan Pemerintah Pusat lewat Kementerian Pertanian. Perangkat ini difokuskan untuk membantu aktivitas petani, khususnya di wilayah sentra produksi pangan.
Adapun penempatan drone dilakukan di beberapa titik strategis. Dua unit ditempatkan di Desa Rias, sementara satu unit lainnya dialokasikan untuk wilayah Pulau Besar, Batu Betumpang.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Bangka Selatan, Risvandika, menjelaskan bahwa teknologi ini akan dimanfaatkan untuk menunjang berbagai tahapan budidaya, terutama pada komoditas padi.
“Tiga buah unit drone digunakan bisa untuk pertanian tanaman pangan dalam hal untuk mengefektifkan daripada pemupukan dan penyemprotan di lahan tanaman pangan khususnya padi. Rencananya ada pemupukan, kedua ada penyemprotan, yang ketiga mungkin secara pembibitan benih ya, benih padi,” ujar Risvandika.
Menurutnya, penggunaan drone mampu memangkas waktu dan tenaga dibandingkan metode konvensional yang selama ini digunakan petani. Untuk itu, pemerintah daerah juga menyiapkan pelatihan khusus bagi Brigade Pangan agar mampu mengoperasikan teknologi tersebut secara maksimal.
Dengan dukungan alat mesin pertanian modern ini, Pemkab Bangka Selatan berharap produktivitas pangan terus meningkat. Selain itu, pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Editor: Redaksi TVRINews




