Panglima militer Israel, Eyal Zamir, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyetujui rencana untuk melanjutkan operasi di Lebanon maupun di Iran.
Zamir menyebut militer Israel telah menyerang Iran bersama Amerika Serikat dengan keras. Ia mengeklaim telah melucuti kemampuan pertahanan Iran.
“Menyerang dengan keras, melucuti kemampuan pertahanan mereka, dan melemahkan mereka,” kata Zamir, dilansir Al Jazeera, Kamis (16/4).
“Sekarang kita tidak boleh membiarkan mereka meraih pencapaian apa pun terkait isu nuklir, di Hormuz, maupun dalam hal-hal lain yang sedang dibahas. Kami tahu cara membuat mereka kewalahan dengan serangan kuat yang segera,” lanjutnya.
Terkait Lebanon, Zamir mengatakan serangan Israel di wilayah selatan negara itu terus berlanjut.
“Kami merebut dan membersihkan area-area kunci serta menghilangkan ancaman dari permukiman di wilayah utara,” tandasnya.





