TABLOIDBINTANG.COM - Aktris serial Orange Is the New Black, Ruby Rose (40), mengungkap tuduhan serius terhadap penyanyi Katy Perry (41). Melalui serangkaian unggahan di Threads pada Senin (13/4), Ruby mengklaim adanya dugaan insiden pelecehan seksual yang terjadi di sebuah kelab malam di Melbourne saat dirinya masih berusia 20-an. Sementara itu, pihak Katy Perry langsung membantah tudingan tersebut dan menyebutnya “sepenuhnya tidak benar”.
Kepolisian Victoria, Australia, kini telah mengonfirmasi bahwa mereka membuka penyelidikan atas dugaan kasus tersebut. Kepada media Herald Sun, pihak berwenang menyatakan bahwa tim Melbourne Sexual Offences and Child Abuse Investigation Team (SOCIT) tengah menyelidiki dugaan pelecehan seksual yang disebut terjadi di Melbourne pada tahun 2010.
“Polisi menerima laporan bahwa insiden tersebut terjadi di sebuah tempat berlisensi di kawasan CBD Melbourne. Karena penyelidikan masih berlangsung, kami tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut saat ini,” demikian pernyataan resmi kepolisian.
Dalam unggahannya, Ruby mengaku membutuhkan waktu hampir dua dekade untuk berani berbicara. Ia menuliskan bahwa pengalaman tersebut berdampak besar terhadap dirinya dan trauma yang dirasakan.
Menanggapi tuduhan itu, perwakilan Katy Perry dalam pernyataan kepada kolom Page Six dari New York Post menyebut klaim tersebut sebagai “kebohongan berbahaya dan sembrono”. Mereka juga menyinggung bahwa Ruby disebut memiliki riwayat melontarkan tuduhan serius di media sosial yang sebelumnya telah dibantah oleh pihak-pihak terkait.
Ruby kemudian membagikan detail tambahan mengenai dugaan insiden tersebut dalam unggahan lanjutan di Threads. Ia juga menegaskan rencananya untuk melaporkan pengalaman tersebut secara resmi, meskipun menyadari kemungkinan kasus itu telah melewati batas waktu hukum (statute of limitations).
“Saya tahu ini mungkin akan menguras banyak hal dari diri saya, tetapi saya akan kembali memberi pembaruan tentang prosesnya ketika saya siap,” tulis Ruby.




