Sandiaga Uno Ungkap Pentingnya Inovasi Berkaca pada Bisnis Nokia dan Blackberry

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Pengusaha sekaligus mantan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan perlunya perusahaan untuk beradaptasi dan berinovasi di era perubahan yang serba cepat ini. Ia pun memberi contoh tentang bisnis Nokia dan Blackberry.

Ia bercerita bahwa Nokia sempat menghadapi tantangan saat Blackberry muncul. “Dulu email harus di-input. Blackberry kemudian memperkenalkan push email. Dan semua saat itu sampai (mantan) Presiden AS Obama juga pakai Blackberry,” ujar Sandiaga dalam acara IDE Katadata Future Forum 2026, Rabu (15/4). “Namun mereka gagal beradaptasi.”

Dikutip dari Historydraft, perjalanan bisnis Nokia bermula pada 1865 ketika perusahaan ini didirikan sebagai pabrik pulp dan kertas di Finlandia. Seiring waktu, Nokia melakukan diversifikasi ke berbagai sektor industri seperti karet dan kabel pada pertengahan abad ke-20, sebelum akhirnya masuk ke elektronik dan telekomunikasi pada 1980-an.

Perubahan besar terjadi saat Nokia mulai mengembangkan jaringan seluler dan memproduksi ponsel, yang kemudian membawanya menjadi produsen ponsel terbesar di dunia pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an.

Namun, memasuki era smartphone, Nokia kehilangan daya saing dan pada 2014 menjual bisnis ponselnya ke Microsoft. Sejak sekitar 2016, Nokia bertransformasi menjadi perusahaan teknologi yang berfokus pada infrastruktur jaringan telekomunikasi seperti 4G dan 5G, serta lisensi paten, menandai pergeseran dari bisnis konsumen ke bisnis teknologi berbasis jaringan.

Sementara itu, dikutip dari Mobile Phone Research, BlackBerry Limited berawal dari perusahaan bernama Research In Motion (RIM) pada 1990-an yang mengembangkan perangkat pager dua arah untuk komunikasi nirkabel. Pada 1999, perusahaan ini meluncurkan perangkat BlackBerry yang dikenal luas berkat fitur push email, yang kemudian menjadikannya simbol komunikasi bisnis dan profesional pada era 2000-an

BlackBerry mencapai puncak kejayaan sebagai pemain utama smartphone sebelum akhirnya kalah bersaing dengan iPhone dan HP berbasis Android pada awal 2010-an, akibat lambat beradaptasi dengan tren layar sentuh dan ekosistem aplikasi.

Sejak sekitar 2016, BlackBerry menghentikan produksi ponsel dan beralih fokus ke bisnis perangkat lunak, khususnya di bidang keamanan siber dan sistem otomotif, sebagai upaya bertahan di tengah perubahan industri teknologi.

Sandiaga Uno pun mengungkapkan pentingnya beradaptasi dan berinovasi. Ia mencontohkan Apple. “Mereka men-determine apa yang diinginkan oleh pasar. Bukan pasar yang mendikte produk apa yang mereka harus miliki,” ujar dia.

Menurut dia, perusahaan bisa bertahan hingga saat ini karena melakukan inovasi. Kemunduran suatu korporasi dimulai ketika memasuki zona nyaman dan tidak lagi melakukan inovasi, sehingga tak mampu bertahan.

“Kita lihat deretan Fortune 500 perusahaan besar itu, dalam 10 tahun daftarnya sudah berubah 50%,” kata dia.

Sandiaga menyebut untuk tetap mempertahankan posisi perusahaan, seorang pengusaha harus mempelajari tiga hal penting, yakni berinovasi, berani mengambil risiko, dan proaktif untuk kolaborasi.  

Ia juga menyampaikan, hal yang menyebabkan mundurnya eksistensi perusahaan berasal dari rasa percaya diri yang terlalu besar. Perusahaan harus mampu membaca perilaku pasar. “Inovasi tak bisa lagi hanya menunggu waktu, tetapi kita harus melakukan inovasi meskipun hanya skala kecil,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gaji ke-13 PNS Terancam Dipangkas Imbas Subsidi Energi? Menkeu Buka Suara, Pemerintah Masih Hitung Ulang
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketum MUI Ajak Ormas Islam Jaga Persatuan dan Hindari Kegaduhan
• 25 menit lalukumparan.com
thumb
Jangan Nekat Haji Tanpa Visa, Menhaj Irfan: Arab Saudi Perketat Pengawasan, Risiko Blacklist 10 Tahun
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
BPJPH teken perjanjian pengakuan halal dengan Madani Shenzhen China
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Muhammadiyah Usulkan Penurunan ONH di Tengah Wacana War Tiket Haji
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.