Terkini, Makassar — Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di tengah tingginya minat calon mahasiswa yang mencapai 30.369 orang.
Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat persiapan dan evaluasi UTBK-SNBT 2026 di Ruang Rapat Rektorat Lantai 6 Gedung Menara Pinisi, Senin lalu, yang dihadiri jajaran pimpinan universitas hingga panitia pelaksana.
“Seluruh panitia harus memastikan proses seleksi berjalan jujur, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan, termasuk penipuan dan perjokian,” tegas Prof. Farida.
Ia mengingatkan bahwa ancaman kecurangan, terutama praktik joki dan penipuan berkedok penerimaan mahasiswa baru, harus diantisipasi secara serius demi menjaga kredibilitas institusi.
Peminat Tembus 30 Ribu, UNM Tetap Jadi FavoritWakil Rektor Bidang Akademik UNM, Prof. Dr. Andi Aslindah, M.Si., selaku Ketua Panitia UTBK-SNBT, mengungkapkan bahwa jumlah peminat jalur SNBT 2026 mencapai 30.369 orang.
Komposisi pilihan menunjukkan:
* Pilihan 2: 14.138 orang (46,55%)
* Pilihan 1: 10.083 orang (33,20%)
* Pilihan 3: 5.010 orang (16,50%)
* Pilihan 4: 1.138 orang (3,75%)
“Data ini menegaskan posisi UNM sebagai salah satu kampus favorit, meskipun dominasi pilihan kedua menjadi catatan penting dalam penguatan branding agar lebih banyak dipilih sebagai pilihan utama,” ujarnya dalam keterangan resminya kepada Makassar Terkini, Kamis 16 April 2026 pagi.
Ketat, Peluang Lolos Hanya 17 PersenUNM menyediakan total daya tampung 2026 sebanyak:
* 5.223 kursi jalur SNBT
* 3.893 kursi jalur SNBP
* 2.636 kursi jalur Mandiri
Meski jumlah peminat sedikit menurun dibanding 2025, tingkat keketatan seleksi tetap tinggi, yakni 17,20 persen. Artinya, hanya sekitar 17 dari 100 pendaftar yang berpeluang lolos.
SNBP 2026 Melonjak, Kuota Hampir PenuhKinerja jalur SNBP 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Dari 21.366 peminat:
3.830 peserta dinyatakan lulus
Tingkat keterisian kuota mencapai 98,38 persen
Capaian ini meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya dan menunjukkan efektivitas strategi pengisian kuota.
Program studi dengan peminat tertinggi antara lain Manajemen, Akuntansi, Psikologi, hingga Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK).
Namun, enam program studi masih belum memenuhi kuota, yakni: Pendidikan Bahasa Jerman, Pendidikan Vokasional Mekatronika, Pendidikan Luar Sekolah, Sains Perikanan, Pendidikan Kimia Kelas Internasional, dan Pendidikan Bahasa Bugis.
Hal ini menjadi evaluasi untuk memperkuat promosi berbasis segmentasi serta memperjelas keunggulan masing-masing program studi.
UTBK Digelar di 22 Lokasi, 16 Sesi Ujian
Jumlah peserta UTBK di UNM terus meningkat:
2024: 13.958 peserta
2025: 14.835 peserta
2026: 17.329 peserta
Untuk pelaksanaan tahun ini, UNM menyiapkan:22 lokasi ujian
48 ruang ujian
1.092 komputer per sesi
16 sesi pelaksanaan (21–28 April 2026)
Seluruh aspek teknis turut dipersiapkan, mulai dari jaringan, listrik cadangan, hingga layanan kesehatan dan helpdesk.
Pihaknya uga menyiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi berbagai potensi gangguan, seperti gangguan listrik, cuaca, kemacetan, hingga keterlambatan peserta.
“Selain itu, penguatan SOP dan sistem pengawasan menjadi kunci untuk mencegah praktik kecurangan selama pelaksanaan UTBK-SNBT 2026,” tandasnya.




