Ilustrasi kemarau 2026 (Sumber: envato/ Mumemories)
BANDUNG, KOMPAS.TV - Prakirawan Cuaca Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat Vivi Indhira menyampaikan prediksi musim kemarau 2026 di Jabar.
Vivi menjelaskan sebagian besar atau 56 persen wilayah di Jawa Barat mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026 seperti Sumedang, Kuningan, dan Tasikmalaya.
Kemudian, 30 persen wilayah di Jabar akan memasuki musim kemarau pada Juni 2026 di antaranya Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, Cianjur, dan Kota Sukabumi.
Hanya 10 persen wilayah di Jabar yang sudah memasuki musim kemarau pada April 2026 dan 2 persen pada Maret 2026.
Selanjutnya, BMKG memprediksi sebagian besar atau 90 persen wilayah di Jawa Barat mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026.
Baca Juga: Musim Kemarau 2026 Jawa Timur Diprediksi Mundur, BMKG Imbau Waspadai El Nino
Menurut Vivi, sebagian besar wilayah di Jawa Barat diprediksi mengalami musim kemarau lebih kering dibandingkan kondisi biasanya pada 2026.
Bahkan, musim kemarau tahun ini disebut lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis dalam 30 tahun terakhir.
Hal itu disampaikan Vivi dalam kegiatan Press Release Musim Kemarau Jawa Barat 2026 yang diselenggarakan BMKG secara daring, Selasa (14/4/2026), dikutip dari jabarprov.go.id.
Adapun sejumlah wilayah yang mengalami kondisi tersebut di antaranya Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Cianjur, Sukabumi, Bekasi, Cirebon, dan Kuningan.
Hanya sebagian kecil atau 7 persen wilayah di Jawa Barat yang mengalami sifat hujannya normal dibandingkan kondisi biasanya.
Selain lebih kering, musim kemarau tahun ini juga diprediksi berlangsung lebih panjang di sebagian besar atau 81 persen wilayah di Jawa Barat.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bmkg
- musim kemarau 2026
- jawa barat
- bogor





