Penuhi Panggilan di Komnas Anak, Clara Shinta Tuntut Mantan Suami Penuhi Nafkah Anak

grid.id
12 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Selebgram Clara Shinta mendatangi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) di kawasan Jakarta Timur pada Kamis (16/4/2026). Kedatangannya tersebut berkaitan dengan polemik yang tengah berlangsung dengan mantan suaminya, Denny Gustav, khususnya mengenai hak pertemuan anak dan kewajiban nafkah.

Dalam keterangannya kepada awak media, Clara menegaskan bahwa kunjungannya ke Komnas Anak bukan semata untuk memperpanjang konflik, melainkan sebagai langkah konsultatif guna mencari solusi terbaik bagi anaknya.

"Kedatangan saya ke sini (Komnas Anak) itu berkonsultasi untuk mengatur jadwal pertemuan anak tapi dengan catatan tertentu," ujar Clara Shinta di Komnas Anak, Jakarta Timur pada Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa pengaturan jadwal pertemuan tersebut harus disertai dengan komitmen dari mantan suaminya untuk memenuhi kewajiban dasar sebagai orang tua, terutama terkait nafkah anak. Clara menekankan bahwa dirinya hanya menuntut hal-hal yang bersifat mendasar.

"Saya meminta kepada mantan suami saya untuk bertanggung jawab atas nafkah yang pokok aja, seperti uang sekolahnya," katanya.

Lebih lanjut, Clara mengungkapkan keinginannya agar anaknya tetap mendapatkan figur ayah yang dapat menjadi panutan dalam kehidupan. Menurutnya, peran seorang ayah sangat penting dalam membentuk karakter dan pemahaman anak terhadap tanggung jawab.

"Karena saya itu ingin anak saya ini tumbuh menjadi anak yang memiliki role model seorang bapak itu perannya apa," tutur Clara.

Namun demikian, Clara juga menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena yang ia lihat di masyarakat saat ini, khususnya terkait peran laki-laki dalam keluarga. Ia menilai masih banyak pria yang belum menjalankan tanggung jawab sebagai pencari nafkah secara optimal.

"Karena jujur aja sekarang itu miris banget melihat banyak banget laki-laki yang enggak punya mental provider, yang bukan laki-laki yang apa ya seutuhnya. Maksudnya jadi mentalnya lembek. Kadang-kadang betul laki-laki tapi mentalnya tuh enggak provider, enggak kuat gitu," sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Clara juga menegaskan bahwa tuntutannya tidak berlebihan. Ia hanya meminta mantan suaminya untuk memenuhi kewajiban dasar, khususnya biaya pendidikan anak.

"Jadi saya ini ingin mengajukan tolong bayar nafkah untuk anak saya yang seharusnya aja, sekolah aja," ujarnya.

 

Clara juga mengungkapkan bahwa selama ini seluruh kebutuhan anak ditanggung sendiri olehnya tanpa kontribusi dari mantan suami. Ia menyebut tidak ada satu rupiah pun yang diberikan untuk kebutuhan anak sejak masih kecil hingga saat ini.

"Semuanya sejauh ini saya provide karena dari dia kecil sampai sekarang ini tidak ada satu satu rupiah pun nafkah dia sampai ke anak saya gitu," katanya.

Hal tersebut menjadi alasan utama Clara mempertanyakan tuntutan mantan suaminya yang ingin bertemu dengan anak, sementara kewajiban sebagai orang tua belum dijalankan.

"Makanya itu yang sangat saya sayangkan dia menuntut untuk bertemu anak saya, tapi saya berharap untuk dia juga bisa memberikan hak anak saya gitu aja sih," ujarnya.

Clara juga membeberkan bahwa dalam putusan perceraian sebelumnya, hak asuh anak telah diberikan kepadanya. Selain itu, terdapat ketetapan mengenai kewajiban nafkah sebesar Rp5 juta per bulan dari mantan suami. Namun, menurut Clara, jumlah tersebut pun dinilai belum mencukupi kebutuhan anak, terutama biaya pendidikan.

"Karena di tuntutan waktu saya bercerai hak asuh anak ke saya dan saya juga ada tuntutan untuk nafkah anak 5 juta sebulan tapi tetap aja sebenarnya 5 juta sebulan tuh enggak cukup meng-cover karena uang sekolah anak saya aja jauh lebih dari daripada itu per bulannya," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan suami Clara Shinta, Denny Gustav mengadu ke Komnas Anak. Dia mengatakan sudah 6 bulan tak bertemu anak yang kini berada dalam pengasuhan Clara Shinta. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Alasan Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Militer
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Blokade Diperketat, Amerika Serikat Bersiap Lanjutkan Serangan ke Iran
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Manfaatkan Liburan Singkat, Saatnya Kunjungi Transera Waterpark!
• 3 jam laludewiku.com
thumb
Petugas Terkendala Sumber Air saat Padamkan Kebakaran Hebat Pabrik Selotip Margomulyo
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KAI Catat Lonjakan Penumpang, KA Lokal Bandung Raya Angkut Jutaan Orang pada Triwulan I 2026
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.