tvOnenews.com - Kabar kurang menyenangkan sempat menghampiri sepak bola wanita Asia Tenggara, khususnya bagi Timnas Indonesia dan Vietnam yang sama-sama mengalami penurunan di ranking FIFA.
Berdasarkan pembaruan resmi FIFA per 14 April 2026, kedua tim harus menerima kenyataan pahit usai meraih hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir.
Timnas putri Vietnam turun satu peringkat dari posisi ke-36 ke peringkat ke-37 dunia.
- Kitagaruda.id
Penurunan ini terjadi setelah mereka kalah 0-1 dari Chinese Taipei serta takluk 0-4 dari Jepang di ajang Kejuaraan Asia 2026, yang membuat mereka kehilangan 3,16 poin.
Meski mengalami penurunan, Vietnam masih menjadi tim dengan peringkat tertinggi di Asia Tenggara.
Sementara itu, Filipina justru menunjukkan peningkatan signifikan.
Mereka berhasil naik dua peringkat ke posisi ke-39 dunia setelah meraih tambahan poin cukup besar, sehingga kini menjadi pesaing terdekat Vietnam di kawasan regional.
Di sisi lain, Timnas Putri Indonesia mengalami penurunan yang lebih tajam.
- Kitagaruda.id
Garuda Pertiwi harus turun empat peringkat dari posisi ke-105 ke peringkat ke-109 dunia.
Hasil tersebut tidak lepas dari kekalahan besar 1-7 yang mereka alami saat menghadapi Republik Demokratik Kongo dalam ajang FIFA Series 2026.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan berat, sekaligus berdampak langsung pada perolehan poin FIFA Indonesia.
Namun, di tengah situasi sulit tersebut, Indonesia berhasil menunjukkan respons positif.
Dalam laga penentuan tempat ketiga FIFA Series 2026 yang digelar di Thailand, Garuda Pertiwi mampu bangkit dan meraih kemenangan penting.
- ANTARA
Timnas Putri Indonesia sukses menaklukkan Kaledonia Baru dengan skor 4-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Dragon Solar Park, Ratchaburi, Rabu (15/4).
Kemenangan ini menjadi penutup manis setelah sebelumnya Indonesia harus menelan kekalahan pahit di semifinal.
Sementara itu, Kaledonia Baru juga datang ke laga ini dengan modal kekalahan 0-4 dari tuan rumah Thailand.
Hasil tersebut memastikan Indonesia finis di peringkat ketiga sekaligus memberi dorongan moral bagi skuad Garuda Pertiwi untuk menatap turnamen berikutnya.



