JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardhana menyampaikan permintaan maaf kepada para orangtua korban tewas akibat kebakaran kantor tersebut.
Permintaan maaf disampaikan pada sidang ketiga kasus kebakaran kantor Terra Drone di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
Sidang tersebut menghadirkan Michael Wishnu sebagai terdakwa dan para orangtua korban sebagai saksi dalam kasus kebakaran yang menewaskan 22 orang pada 9 Desember 2025.
Baca juga: Dirut Michael Wishnu Menangis Saat Minta Maaf ke Orangtua Korban Kebakaran Terra Drone
Michael terlihat sempat menitikkan air mata saat menyampaikan permintaan maaf.
Permintaan maaf secara langsung tersebut merupakan yang perdana dilakukan oleh Michael Wishnu terhadap keluarga korban.
"Saya ingin menyampaikan bela sungkawa dan permohonan maaf sedalam-dalamnya atas terjadinya peristiwa ini," ujar Michael dalam pembukaan permintaan maafnya.
Ia bilang, kebakaran kantornya membuka kesedihan dan membuat beban berat bagi keluarga besar PT Terra Drone Indonesia.
Pasalnya, Terra Drone harus kehilangan 22 orang karyawan yang meninggal dunia akibat kebakaran.
"Atas empati tersebut, kami berupaya memang untuk meringankan beban Bapak Ibu sekalian. Namun mohon dimengerti memang kami memiliki keterbatasan," ujar dia.
Baca juga: Kebakaran Tewaskan 22 Karyawan, Dirut Terra Drone Janjikan Beasiswa untuk Anak Korban
Beasiswa untuk anak korbanMichael menyatakan, ia dan jajaran manajemen berharap agar keluarga korban yang meninggal dunia mau memaafkan.
Ia lantas menyampaikan, jika pihak keluarga ada yang membutuhkan santunan di kemudian hari dan dapat dipenuhi oleh perusahaan, agar segera dikomunikasikan.
"Saat ini baru terpikir oleh saya itu menggalang tim beasiswa untuk keluarga yang ditinggalkan apabila memiliki anak. Dan untuk kompensasi, komunikasi akan terus berlangsung," ucap dia.
Michael juga berjanji akan memperbaiki komunikasi dengan pihak keluarga korban.
Khususnya bagi mereka yang sedang mengurus santunan untuk keluarga. Ia pun meminta maaf jika komunikasi keluarga korban dengan manajemen perusahaan sempat sulit dilakukan.
Setelah menyampaikan permintaan maaf itu, Michael menyalami para orangtua korban yang hadir sebagai saksi di persidangan.
Di antaranya menyalami Mimi Adriani Nasution yang merupakan ibu almarhum Raihansyach Pinago Sipahutar dan Mulyati yang merupakan ibunda almarhum Muchamad Apriyana.
Raihansyach dan Apriyana adalah dua karyawan PT Terra Drone Indonesia yang tewas akibat kebakaran di kantornya.
Usai menyalami para orangtua, Michael kembali duduk di kursinya dan terlihat mengusap matanya menggunakan tisu.
Baca juga: Sertifikat Laik Fungsi Gedung Terra Drone Ternyata Sudah Kedaluwarsa sejak 2020
Baru pertama kali minta maaf langsung
Kuasa hukum Michael Wishnu, Triana Seroja Dewi mengatakan permintaan maaf kliennya itu merupakan yang pertama kali disampaikan secara langsung kepada keluarga korban.
Pasalnya, Michael sendiri baru bisa bertemu keluarga korban pada Rabu.
"Karena sehari setelah kejadian langsung ditahan, jadi tidak bisa bertemu dengan keluarga. Jadi, semua itu terjadi hari ini," ujar Triana usai sidang.
"Jadi untuk minta maaf secara langsung juga baru hari ini. Makanya mungkin Pak Mike (Michael Wishnu) agak emosional. Sebelumnya sudah menyampaikan melalui tertulis atau lewat pesan," lanjutnya.
Triana bilang, kliennya menangis karena dekat dengan para karyawannya yang meninggal dunia.




